Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bahasa Daerah Sulut

Mengenal Bahasa Mongondow dan Tiga Cabang Bahasanya: Lolak hingga Ponosakan

Suku Mongondow umumnya mendiami daerah yang saat ini disebut sebagai Bolaang Mongondow Raya, Provinsi Sulawesi Utara.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
RUMAH ADAT - Komalig, rumah adat Bolaang Mongondow yang ada di Kota Kotamobagu. Selain sebagai nama etnis di Sulawesi Utara, Mongondow oleh para ahli bahasa dijadikan nama salah satu rumpun bahasa, yakni rumpun bahasa Mongondow. 

Ringkasan Berita:
  • Suku Mongondow umumnya mendiami daerah yang saat ini disebut sebagai Bolaang Mongondow Raya. 
 
  • Bahasa Mongondow oleh para ahli bahasa memiliki turunan bahasa lainnya yang merupakan cabang dari bahasa ini. 
 
  • Tiga bahasa yang termasuk rumpun bahasa Mongondow yakni: Lolak, Ponosakan dan Mongondow. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Mongondow, sejatinya adalah nama salah satu kelompok etnis yang ada di Sulawesi Utara

Suku Mongondow umumnya mendiami daerah yang saat ini disebut sebagai Bolaang Mongondow Raya. 

Yang dimaksud Bolaang Mongondow Raya adalah: Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Bolmong Selatan, Bolmong Utara, Bolmong Induk, Kota Kotamobagu

Ternyata bahasa Mongondow oleh para ahli bahasa memiliki turunan bahasa lainnya yang merupakan cabang dari bahasa ini. 

Total ada tiga bahasa yang masuk rumpun bahasa Mongondow. 

Bahasa-bahasa tersebut yakni, bahasa Mongondow, bahasa Ponosakan dan bahasa Lolak

Simak selengkapnya: 

Bahasa Mongondow

Bahasa Mongondow merupakan bahaya yang paling banyak penuturnya di antara rumpun Mongondowik lainnya. 

Penutur bahasa ini tersebar di seluruh Bolaang Mongondow Raya.

Mayoritas penutur bahasa Mongondow terkonsentrasi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur dan  Kota Kotamobagu

Sebagian di antaranya berada di Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Utara. 

Bahasa Ponosakan

Bahasa ini dituturkan oleh etnis Ponosakan yang saat ini diyakini sebagai bagian dari sub-etnik Minahasa.

Penutur bahasa ini terutama terkonsentrasi di Tababo, Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara.

Bahasa Ponosakan oleh para ahli diklasifikasikan sebagai bagian dari rumpun Mongondowik, karena sangat mirip dengan bahasa Mongondow, baik dari segi kosa kata, pengucapan, hingga struktur kalimat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved