Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Polda Sulut Buka Suara Terkait Kritikan Warga Soal Bakti Sosial dan Gerakan Pangan Murah di Megamas

Padahal yang kerap berolahraga di Kawasan umumnya kalangan kelas orang mampu.  Sebagian warga juga mengkritik karena masih banyak terlihat beras.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
Dok. Humas Polda Sulawesi Utara
GERAKAN PANGAN MURAH - Polwan Polda Sulawesi Utara ( Sulut) menggelar bakti sosial dan gerakan pangan murah di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (30/8/2025) pagi. Dalam kegiatan ini, polwan Polda Sulut bekerja sama dengan Perum Bulog SulutGo menjual beras murah dan bahan pangan lainnya kepada warga. 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Polwan Polda Sulawesi Utara ( Sulut) menggelar bakti sosial dan gerakan pangan murah di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Dalam kegiatan ini, polwan Polda Sulut bekerja sama dengan Perum Bulog SulutGo menjual beras murah dan bahan pangan lainnya kepada warga.

Perwira Koordinator Polwan Polda Sulut AKBP Nonie Sengkey didampingi Ketua Panitia AKBP Joice Wowor mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-77.

“Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-77, Polwan Polda Sulut bersama Perum Bulog SulutGo menggelar pasar murah. Beberapa produk yang dijual antara lain beras SPHP sebanyak 2 ton, bawang merah, bawang putih, ayam daging, telur, dan buah-buahan,” ujar AKBP Nonie Sengkey.

Di sisi lain sebagian warga memberikan kritik kenapa kegiatan digelar di Kawasan Megamas.

Polwan Polda Sulawesi Utara ( Sulut) menggelar bakti sosial dan gerakan
GERAKAN PANGAN MURAH - Polwan Polda Sulawesi Utara ( Sulut) menggelar bakti sosial dan gerakan pangan murah di Kawasan Megamas Manado, Sabtu (30/8/2025) pagi. Dalam kegiatan ini, polwan Polda Sulut bekerja sama dengan Perum Bulog SulutGo menjual beras murah dan bahan pangan lainnya kepada warga.

Padahal yang kerap berolahraga di Kawasan umumnya kalangan kelas orang mampu. 

Sebagian warga juga mengkritik karena masih banyak terlihat beras, tapi disebut habis.

Mereka curiga sudah ada yang borong atau beli, namun bukan masyarakat umum. 

Terkait ini, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan memberikan klarifikasi.

Ia menyebut gerakan pangan murah ini telah dan akan terus berlangsung.

Baca juga: Kunci Jawaban Fikih Kelas 12 Halaman 48 Kurikulum Merdeka: Sumber Hukum Islam Mukhtalaf

Baca juga: Truk Tronton Meluncur Mundur di Jalur Atoga Boltim, Warga Masyarakat Gotong Royong Tarik Kendaraan

Kegiatan dimulai dari tanggal 8 Agustus 2025, dilaksanakan di pasar-pasar tradisional di desa-desa oleh jajaran polresta dan polres serta juga di tempat-tempat keramaian.

"Sampai saat ini tanggal 29 Agustus 2025, gerakan pangan murah Polda Sulut telah mencapai 678,440 ton. Megamas merupakan tempat keramaian dan sore hari juga akan dilaksanakan kembali di samping Mall Megamas di tempat pesta kuliner," jelas Hasibuan.

Terkait jumlah beras yang didistribusikan memang terbatas.

"Yang mana pelaksanaan tadi pagi sebanyak 2 ton, namun telah disarankan bagi masyarakat yang ingin membeli/mendapatkan beras tersebut dapat mendatangi tempat-tempat yang telah ditentukan," pungkasnya.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved