Penemuan Sianida di Sitaro
Identitas Pria yang Tewas dalam Perahu Terdampar di Sitaro Bawa Puluhan Karung Diduga Sianida
Selain menemukan korban meninggal, aparat kepolisian juga mendapati puluhan karung putih diduga berisi bahan kimia sianida di atas perahu tersebut.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Warga Kepulauan Sitaro menemukan seorang pria berinisial J.K.D. (64) meninggal dunia di atas perahu motor yang terdampar di pesisir Balirangen, Selasa (19/5/2026) dini hari.
- Polisi juga menemukan puluhan karung putih diduga berisi bahan kimia sianida di atas perahu yang disebut berasal dari wilayah General Santos, Filipina.
- Iwan Permadi menyatakan polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban, asal muatan sianida, serta mencari pria berinisial Y yang melarikan diri saat perjalanan ke Sitaro.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO – Warga Kampung Balirangen, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria meninggal dunia di atas perahu motor yang terdampar di pesisir pantai pada Selasa (19/05/2026) dini hari.
Selain menemukan korban meninggal, aparat kepolisian juga mendapati puluhan karung putih diduga berisi bahan kimia sianida di atas perahu tersebut.
Temuan itu kini tengah didalami pihak berwajib.
Korban diketahui berinisial J.K.D. (64), warga Kampung Bebu, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Perahu Terdampar di Sitaro, Polisi Temukan Puluhan Karung Diduga Sianida
Sementara dua orang lainnya yang selamat masing-masing berinisial R.L. (40), warga Kima Bajo, Minahasa Utara, dan M.H. (50), warga Sindulang I, Kota Manado.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua perahu motor berangkat dari Tahuna menuju Manado pada Senin (18/05/2026).
Korban berada di perahu besar bersama R.L., sedangkan perahu kecil ditumpangi M.H. dan seorang pria berinisial Y.
Di tengah perjalanan, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang tidak enak dan merasa mual sebelum akhirnya tertidur di atas perahu.
Saat perahu berhenti di tengah laut sekitar pukul 10.00 Wita untuk menunggu makanan, para saksi mencoba membangunkan korban namun tidak mendapat respons.
“Setelah diperiksa, korban sudah tidak bernyawa,” ujar salah satu saksi kepada petugas kepolisian.
Mengetahui kejadian tersebut, para saksi kemudian menghubungi seorang pria berinisial J.J.K alias I dan diarahkan menuju Kampung Balirangen di wilayah Sitaro.
Namun di tengah perjalanan, pria berinisial Y dilaporkan melarikan diri menggunakan perahu kecil yang juga membawa sejumlah karung diduga berisi sianida.
Sekitar pukul 03.30 Wita, perahu yang membawa jenazah korban tiba di perairan Balirangen dan sempat kandas akibat kondisi laut dangkal sebelum akhirnya berhasil disandarkan di pesisir pantai oleh warga.
Jenazah korban selanjutnya dijemput pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Identitas-Pria-yang-Tewas-dalam-Perahu-Terdampar-di-Sitaro-Bawa-Puluhan-Karung-Diduga-Sianida.jpg)