Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Chord Gitar

Lirik Lagu Tiwikarma - K.O.I, Hujan Derita Dibawah Langit Gempita

K.O.I adalah grup musik hip-hop asal Malaysia yang terkenal dengan gaya misterius mereka selalu mengenakan masker.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak lirik lagu viral berjudul Tiwikarma yang dipopulerkan oleh K.O.I.

K.O.I adalah grup musik hip-hop asal Malaysia yang terkenal dengan gaya misterius mereka selalu mengenakan masker dan punya identitas yang dirahasiakan.

Mereka viral lewat lagu-lagu seperti Tiwikarma dan Niskala Suaka, yang sarat pesan kritis dan sering digunakan sebagai sound di TikTok

Tiwikarma - K.O.I

LYRICS
Mya Nana:
Hujan derita dibawah langit gempitaMulut dikunci tidak mampu bersuaraDarah daging diratah tempat mereka muliaJasad tiada nyawa semadi tiada bertanda
Khaza reflex:
Aku dengar jeritan tangisan suara memekikRobekan mata hati buatkan ku mula terusikRintihan jiwa ini buat ku rasa tercarikMenjentik hati mati ego berang kian terdidik
Pandangan terbalik yang salah di perbetulkanPadamkan yang baik yang salahpun di ikutkanBerada di zaman terakhir ramai nak pertamaBiar aku yang akhir untuk ku pilih yang mana
Nicky E:
Hidupnya gelap gelitaBerdepan dengan senjataMereka bemandi darahSehingga hilangnya keluargaSi perampas kan terus berpestaMeraikan tangisan merekaDoaku pohon pada yang esaUntuk kau peluklah anak anak syurga
Pertunjukan apa yang kau mahukanApa lagi agenda kau inginkanLemas sendiri dalam kegelapanEntah sampai bila kau nak hentikanSatu syahadah kami berserahTaat pada yang maha kuasaImpian dan juga harapan pasti masih cerahNescaya nanti Tuhan akan kasi malapetaka
Mya Nana:
Hujan derita dibawah langit gempitaMulut dikunci tidak mampu bersuaraDarah daging diratah tempat mereka muliaJasad tiada nyawa semadi tiada bertanda
Achoi:
Sedih duka nestapa gundah gulana jiwaKenang nasib saudara kita yang seagamaRudal dron arti leri menagih orang matiLuka merah berdarah hijau hitam butala
Kiri kanan terkepung kendala bayangkaraTekak kering dahaga azab lapar menjelmaLihat kiri dan kanan sisa yang tinggal nyawaTak pasti sampai bila mungkin esok ke lusa
Henti bertelagah kiri kanan dan tengahBersatulah kita dibawah satu kalimahMusuh yang utama sejak kita diciptaDialah sang pawaka yang penuh tipu helahPenyesat manusia batara cendala fitnahJika terleka lajad paling gembiraMencuba mengubah timbangan neracaMalam tukar hitam siang tukar rangkaSaki baki nyawa yang ada hanya manusiaTerpilih yang sabar percaya dengan dugaannyaTidak pernah berganjak tidak takut dipijakTidak takut ditembak walau meletop otak tidak kejar duniaWalau tengah derita tangan masih menadah iman tak pernah pudarKami masih bersama kami masih berdoaKami akan serta perang di alam maya
Batas manusia binatang buasAkal sempurna ahmak bisikan talbis iblisAgenda media kuasa yang tak kan habisHanya mampu berdoa walau luka tak terhiris
Mya Nana:
Hujan derita dibawah langit gempitaMulut dikunci tidak mampu bersuaraDarah daging diratah tempat mereka muliaJasad tiada nyawa semadi tiada bertanda

Makna Lagu Tiwikarma

Tiwikarma bukan sekadar nama, ia adalah kisah perjalanan tentang putaran hidup, tentang naik-turun nasib, dan tentang manusia yang berhadapan dengan takdirnya sendiri.

“Tiwikarma” dalam bahasa Sanskerta berarti perubahan karena perbuatan, seakan mengingatkan bahwa setiap langkah, setiap keputusan, sekecil apa pun, akan menorehkan jejak yang menentukan arah perjalanan.

Dalam Tiwikarma, K.O.I melahirkan narasi musikal yang gelap sekaligus terang.

Ada dentum yang mewakili amarah, ada alunan yang membisikkan harapan, dan ada hening yang menyiratkan kontemplasi.

Seperti kehidupan, karya ini mengalir dengan luka dan penyembuhan, runtuh dan bangkit, jatuh dan kembali berdiri.

Tiwikarma adalah ruang di mana jiwa ditelanjangi, dipaksa untuk jujur, dan ditantang untuk menatap cermin nasib.

Bagi K.O.I, ini bukan sekadar karya, melainkan pernyataan: bahwa perubahan adalah kepastian, dan manusia harus berani menanggung akibat dari setiap karmanya.

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved