Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Insiden Speargun di Sangihe

Kronologi Speargun Milik WNA Rusia Terlepas hingga Menembus Perut Pemuda di Sangihe

Nasib nahas dialami Rivaldi Tanggele (18), warga Lindongan III, Kampung Bukide, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Dokumentasi Humas Polres Sangihe
INSIDEN - Pemuda asal Kampung Bukide itu mengalami luka serius setelah panah speargun (Jubi) yang sedang dipersiapkan oleh seorang warga negara asing asal Rusia tiba-tiba terlepas. Kronologi Speargun Milik WNA Rusia Terlepas hingga Menembus Perut Pemuda di Sangihe 

Ringkasan Berita:
  • Rivaldi Tanggele (18), warga Nusa Tabukan, Sangihe, terluka serius usai tertusuk panah speargun saat mencari ikan di perairan Pulau Liang, Senin (11/5/2026).
  • Kronologi terjadi saat seorang WNA Rusia sedang menyiapkan speargun di atas perahu, namun alat tiba-tiba terlepas setelah perahu terguncang arus laut dan panah mengenai perut korban hingga tembus ke belakang tubuh.
  • Korban langsung dievakuasi ke RS Liun Kendage Tahuna untuk perawatan intensif.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE — Aktivitas mencari ikan di perairan Pulau Liang, Sangihe, berubah jadi petaka bagi Rivaldi Tanggele (18).

Ia tertusuk panah speargun hingga tembus ke belakang tubuh setelah alat yang disiapkan seorang WNA Rusia tiba-tiba terlepas akibat perahu terguncang arus laut.

Pemuda asal Kampung Bukide itu mengalami luka serius setelah panah speargun (Jubi) yang sedang dipersiapkan oleh seorang warga negara asing asal Rusia tiba-tiba terlepas.

Baca juga: Pemuda di Nusa Tabukan Sangihe Tertusuk Panah Speargun Saat Cari Ikan Bersama WNA Rusia

Nasib nahas dialami Rivaldi Tanggele (18), warga Lindongan III, Kampung Bukide, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ia mengalami luka serius setelah tertusuk panah speargun (Jubi) saat melakukan aktivitas pencarian ikan di perairan Pulau Liang, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Kronologi

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban bersama dua warga negara asing asal Rusia sedang berada di atas perahu untuk melakukan penyelaman dan pencarian ikan.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe IPTU Steffy Sumolang, SH, MH menjelaskan, insiden bermula saat salah satu WNA Rusia berinisial D sedang mempersiapkan speargun sebelum turun ke laut.

Saat itu, D diketahui sedang memasang karet pada bagian kelima dan keenam alat panah ikan tersebut.

Namun di tengah persiapan, perahu yang mereka gunakan tiba-tiba terguncang akibat arus laut yang cukup kuat.

“Akibat goncangan tersebut, panah speargun yang sudah dalam posisi siap pakai mendadak terlepas dan meluncur ke arah korban,” ujar IPTU Steffy Sumolang.

Panah tersebut kemudian mengenai bagian samping kanan perut Rivaldi hingga menembus ke bagian belakang tubuhnya.

Saat kejadian, korban berada di posisi paling depan perahu, tepat di belakang seorang WNA Rusia lainnya berinisial V yang sedang duduk.

Dilarikan ke RS

Melihat kondisi korban yang mengalami luka cukup serius, rekan-rekan korban langsung melakukan evakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Korban kemudian dibawa ke RS Liun Kendage Tahuna dan kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk yang dideritanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved