Breaking News
Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Sangihe

Penyebab Listrik di Sangihe Kerap Padam, Bupati Michael Thungari Desak PLN Tingkatkan Layanan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, bersama pihak PLN menggelar rapat koordinasi membahas persoalan kelistrikan

Tayang:
Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending
RAPAT: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama pihak PLN menggelar rapat koordinasi membahas persoalan kelistrikan yang belakangan menuai keluhan masyarakat akibat pemadaman berulang. Pertemuan berlangsung di ruang serbaguna Kantor Bupati Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (19/2/2026) 

Ringkasan Berita:1.Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama pihak PLN menggelar rapat koordinasi membahas persoalan kelistrikan
 
2.Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendasar warga,
 
3.Pemerintah daerah juga berkomitmen mengawal percepatan masuknya tambahan mesin pembangkit guna menutup kekurangan daya.
 

TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama pihak PLN menggelar rapat koordinasi membahas persoalan kelistrikan yang belakangan menuai keluhan masyarakat akibat pemadaman berulang. 

Pertemuan berlangsung di ruang serbaguna Kantor Bupati Samngihe, Sulwesi Utara, Kamis (19/2/2026).

Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendasar warga, terutama di wilayah perbatasan seperti Sangihe yang sangat bergantung pada energi untuk menggerakkan aktivitas ekonomi.

Baca juga: Karyawan Perempuan Bank Daerah Cabang Tamako Sangihe Sulut Polisikan Pimpinan atas Dugaan Pelecehan

Menurutnya, alasan pemeliharaan maupun gangguan jaringan seharusnya dapat diantisipasi melalui perencanaan yang matang.

Ia menilai masyarakat tidak lagi ingin disuguhi alasan teknis, karena kewajiban pembayaran listrik telah mereka penuhi.

“Kita memastikan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang terus dilakukan. Jangan sampai masyarakat terus menerima alasan. Mereka sudah bayar, maka pelayanan harus maksimal,” tegas Thungari.

Dalam rapat tersebut disepakati evaluasi berkala setiap bulan untuk memantau progres PLN, mulai dari rencana bisnis, perbaikan mesin, penambahan kapasitas hingga operasional listrik di pulau-pulau.

Pemerintah daerah juga berkomitmen mengawal percepatan masuknya tambahan mesin pembangkit guna menutup kekurangan daya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, mengungkapkan sistem kelistrikan Tahuna saat ini masih mengalami defisit sekitar 600 kW.

Beban puncak tercatat di kisaran 9,1 MW dengan total 16 unit mesin yang beroperasi, ditambah genset mobile sehingga menjadi 18 unit.

Ia menjelaskan, sebelumnya defisit daya sempat mencapai 1,1 MW, namun berkurang setelah beberapa genset mobile dioperasikan.

Untuk menutup kekurangan yang tersisa, PLN tengah menyiapkan tambahan dua unit mesin, masing-masing 500 kW di PLTD Petta dan 1 MW di PLTD Tamako.

Jika kedua unit tersebut segera beroperasi, keseimbangan antara beban dan pasokan listrik diperkirakan dapat tercapai.

Terkait tujuh unit mesin yang masih dalam proses perbaikan, tiga unit ditargetkan rampung akhir Februari, sementara sisanya dijadwalkan selesai pada April dan Juni.

PLN, lanjut Dimas, terus berkoordinasi dengan PLN Nusa Daya dan pihak terkait guna memastikan seluruh rencana berjalan sesuai target.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved