Perahu Terbakar di Sangihe
Perahu Motor Terbakar di Perairan Beeng Laut Sangihe, Dua Nelayan Alami Luka Bakar Serius
Perahu motor jenis Pamboat (Fuso) mengalami kebakaran mesin di perairan Kampung Beeng Laut, Sangihe, Kamis (8/1/2026).
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Frandi Piring
Ringkasan Berita:
- Perahu motor jenis Pamboat (Fuso) mengalami kebakaran mesin di perairan Kampung Beeng Laut, Sangihe, Kamis (8/1/2026).
- Dua nelayan alami luka bakar serius akibat peristiwa ini.
- Kebakaran dipicu saat pengisian bahan bakar dilakukan tanpa mematikan mesin, sehingga bahan bakar diduga tumpah dan menyambar knalpot.
TRIBUNMANADO.CO.ID - SANGIHE - Satu unit perahu motor jenis Pamboat (Fuso) mengalami kebakaran mesin di perairan Kampung Beeng Laut, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (8/1/2026), sekitar pukul 15.00 Wita.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang nelayan mengalami luka bakar serius di bagian dada, perut, tangan, dan kaki.
Kedua korban pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat yang sedang melaut dan segera memberikan pertolongan.
Menurut keterangan awal, kebakaran dipicu saat pengisian bahan bakar dilakukan tanpa mematikan mesin, sehingga bahan bakar diduga tumpah dan menyambar knalpot.
Kedua korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas Manalu dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Liun Kendage Tahuna dengan pengawalan Polsek Tabukan Selatan bersama Koramil 1301-09.
Menurut keterangan saksi Isak Lasaru (31), warga Kampung Palareng, dirinya bersama dua rekannya tengah memancing sejak pukul 05.00 Wita. Saat berada di perairan Beeng Laut, mereka melihat sebuah Pamboat mendekat dengan seorang pria melambaikan kaus hitam meminta pertolongan.
“Saat kami naik ke perahu tersebut, terdapat tiga orang di dalamnya. Dua orang dalam kondisi lemah dengan luka bakar di bagian dada, perut, tangan, kaki, dan wajah,” ungkap Isak.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera menghubungi Kapitalaung Batuwingkung, Risno Mangune, yang kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tabukan Selatan.
Kedua korban luka bakar dievakuasi ke Puskesmas Manalu di Kampung Bentung, Kecamatan Tabukan Selatan.
Proses penarikan Pamboat menuju darat dilakukan oleh saksi dan rekannya, dan tiba di Kampung Bentung sekitar pukul 21.06 Wita.
Sementara itu, kapten Pamboat, Rhandy Madera (33), warga General Santos City, Filipina, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi saat pengisian bahan bakar di tengah laut. Insiden bermula pada Minggu (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
“Saat ABK mengisi bahan bakar Pertalite dari galon menggunakan selang, mesin tidak dimatikan. Diduga bahan bakar tumpah dan mengenai knalpot sehingga memicu kebakaran,” jelas Rhandy.
Akibat kejadian tersebut, dua ABK yakni Nelbert Pelone dan Hams Tahurai mengalami luka bakar serius.
Baca juga: BMKG Imbau Warga Kepulauan Sangihe Sulut Waspada Cuaca Ekstrem: Potensi Petir serta Angin Kencang
Api berhasil dipadamkan sekitar 10 menit kemudian dengan cara menyiram air laut dan menggunakan pakaian basah, sehingga badan kapal tidak terbakar.
| Populer Sulut: Pelaku Curanmor Ditembak, Laga Persma Lawan Wolfpack Minahasa Utara, Kesaksian Erna |
|
|---|
| Kota Tomohon Bersinergi, Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen dan Angka Kemiskinan Terendah di Sulut |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca 15 Kabupaten Kota di Sulut Jumat 9 Januari 2026: Cerah, Berawan hingga Hujan Ringan |
|
|---|
| Warga Minsel Pelaku Curanmor Lintas Sulawesi Ditembak Polisi, Beraksi di Gorontalo hingga Bolmong |
|
|---|
| Posko Bantuan Kemanusiaan Peduli Korban Banjir Bandang Siau Sitaro Dibuka di Kota Tomohon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perahu-motor-terbakar-di-Sangihe.jpg)