Cewek Tahuna
Profil Lidya Angrini Sarapi, Teller Bank SulutGo Tahuna yang Ternyata Hobi Olahraga
Dari posisi awal tersebut, ia terus menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik hingga akhirnya dipercaya untuk mengemban tugas sebagai teller.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, Sangihe - Lidya Angrini Sarapi merupakan salah satu srikandi perbankan yang kini bertugas sebagai teller di Bank SulutGo Cabang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut).
Teller adalah karyawan bank yang bertugas melayani transaksi keuangan secara langsung dengan nasabah, seperti setoran, penarikan, dan pembayaran tagihan.
Mereka sering disebut sebagai garda depan karena menjadi titik kontak pertama bagi nasabah dan berfungsi sebagai perwakilan bank yang mencerminkan reputasi institusi keuangan tersebut.
Perempuan kelahiran Tahuna, 26 Agustus 1997 ini kini berusia 28 tahun dan dikenal sebagai pribadi yang ramah, teliti, serta memiliki semangat kerja yang tinggi dalam melayani nasabah.
Lidya pertama kali bergabung dengan Bank SulutGo pada tahun 2021.
Saat itu, ia ditempatkan di bagian pelayanan nasabah sebagai tenaga administrasi.
Dari posisi awal tersebut, ia terus menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik hingga akhirnya dipercaya untuk mengemban tugas sebagai teller.
Sebagai teller, Lidya memiliki tanggung jawab besar dalam melayani transaksi keuangan nasabah setiap harinya.
Ketelitian, kejujuran, serta sikap profesional menjadi prinsip utama yang selalu ia pegang dalam menjalankan tugas.
Ia mengaku merasa bangga ketika dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu.
Di luar pekerjaannya, Lidya memiliki hobi berolahraga.
Baginya, olahraga menjadi cara untuk menjaga stamina tubuh serta mengurangi rasa lelah akibat aktivitas kerja yang padat.
Gaya hidup sehat menjadi salah satu penunjang agar ia tetap fokus dan produktif di tempat kerja.
Lidya mengungkapkan bahwa hal yang paling ia sukai dalam pekerjaannya adalah ketika ia bisa menyelesaikan tugas dengan baik serta berada dalam lingkungan kerja yang kompak.
“Rekan kerja yang saling membantu dan solid membuat suasana kerja menjadi lebih nyaman,” ujarnya kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (4/12/2025).
Namun, ia juga mengakui bahwa pekerjaan di dunia perbankan memiliki tantangan tersendiri.
Saat pekerjaan menumpuk, rasa lelah dan stres tak dapat dihindari.
Meski begitu, ia berusaha tetap kuat, profesional, dan menjadikan tantangan tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Dalam menjalani hidup dan kariernya, Lidya memegang teguh sebuah motivasi yang selalu menjadi penyemangatnya.
Menurut Lidya, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri karena setiap hari adalah kesempatan baru.
Prinsip inilah yang terus mendorongnya untuk berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| 5 Fakta Truk Tangki Solar Terbalik di Turunan Munte Minsel, Kronologi Hingga Kondisi Pengemudi |
|
|---|
| Aturan Baru Pemerintah, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Tanpa KTP Pemilik Lama, Cukup Dua Surat Ini |
|
|---|
| Daftar Harga Emas Hari Ini Selasa 14 April 2026 di Pegadaian |
|
|---|
| Mantan Wawali Abdi Widjaja Buchari Berpulang, Pemkot Manado Turut Berduka |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Truk Tangki BBM di Munte Minsel, Tabrak Pohon lalu Terbalik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PROFIL-Lidya-Angrini-Sarapi-Teller-Bank-Sulut-Go-Cabang-Tahuna.jpg)