Sangihe Sulawesi Utara
Mediasi di Tabukan Utara Akhiri Perselisihan Warga Binaan dan Lapas Enemawira
Proses mediasi antara pihak lapas dan seorang warga binaan berlangsung di Kantor Kecamatan Tabukan Utara, Kamis (27/11/2025).
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Persoalan yang melibatkan seorang warga binaan dengan pihak Lapas Kelas III Enemawira berakhir damai.
- Proses mediasi berlangsung kondusif dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
- Mediasi bertempat di Kantor Kecamatan Tabukan Utara pada Kamis (27/11/2025)
TRIBUNMANADO,CO,ID, TAHUNA — Persoalan yang sempat melibatkan seorang warga binaan dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Enemawira akhirnya menemui titik damai.
Proses mediasi berlangsung kondusif di Kantor Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (27/11/2025), dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Tahap mediasi pertama telah dilaksanakan pada 25 November 2025 di ruang kerja Kepala Lapas Enemawira.
Dalam pertemuan awal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tabukan Utara hadir sebagai mediator untuk menengahi persoalan.
Kepala Lapas Kelas III Enemawira, Chandra Sudarto Simbolon, SH, MH, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan.
Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan menyejukkan.
“Atas dugaan tersebut saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas peristiwa tersebut,” ujar Chandra.
Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wahidin Mandahari, yang turut memimpin proses mediasi, memastikan bahwa persoalan telah dinyatakan selesai setelah semua unsur duduk bersama.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar.
“Setelah kita mengadakan mediasi, saya berharap kepada kita semua agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan lagi terpancing dengan persoalan ini, karena masalah tersebut telah selesai,” tegas Wahidin.
Dengan adanya kesepakatan damai, situasi di lingkungan Lapas Enemawira kembali kondusif.
Hubungan antara warga binaan dan pihak lapas dilaporkan telah membaik.
Proses mediasi tersebut turut dihadiri:
- Ketua MUI Sangihe
- Forkopimcam Tabukan Utara
- Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sangihe
- Ketua MUI Tabukan Utara
- Kalapas Tahuna
- Kalapas Enemawira
- Sekretaris JPKP DPD Sangihe
Hadir pula keluarga inti, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>
Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>
Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>>
| Daftar 4 Kampung di Sangihe yang Mulai Dilanda Krisis Air Bersih, Sumber Air Utama Mengering |
|
|---|
| Empat Kampung di Kecamatan Tatoareng Sangihe Dilanda Krisis Air Bersih, Warga Kian Terdesak |
|
|---|
| Gardu Listrik Terbakar di Soataloara II, PLN UP3 Tahuna Sangihe Lakukan Penanganan Cepat |
|
|---|
| Breaking News: Gardu PLN di Soataloara II Sangihe Terbakar, PLN UP3 Tahuna Turun Tangan |
|
|---|
| Glessia Mauri Bersinar di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Sangihe 2026, Target Raih Emas Terwujud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/LAPAS-KELAS-III-Persoalan-yang-sempat-melibatkan-seorang-warga-binaan87879.jpg)