Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sangihe Sulawesi Utara

Mediasi di Tabukan Utara Akhiri Perselisihan Warga Binaan dan Lapas Enemawira

Proses mediasi antara pihak lapas dan seorang warga binaan berlangsung di Kantor Kecamatan Tabukan Utara, Kamis (27/11/2025).

Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending
LAPAS KELAS III - Persoalan yang sempat melibatkan seorang warga binaan dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Enemawira akhirnya menemui titik damai. Proses mediasi berlangsung kondusif di Kantor Kecamatan Tabukan Utara pada Kamis (27/11/2025), dengan melibatkan sejumlah unsur terkait. 

Ringkasan Berita:
  • Persoalan yang melibatkan seorang warga binaan dengan pihak Lapas Kelas III Enemawira berakhir damai. 
  • Proses mediasi berlangsung kondusif dengan melibatkan sejumlah unsur terkait. 
  • Mediasi bertempat di Kantor Kecamatan Tabukan Utara pada Kamis (27/11/2025)

 

TRIBUNMANADO,CO,ID, TAHUNA — Persoalan yang sempat melibatkan seorang warga binaan dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Enemawira akhirnya menemui titik damai.

Proses mediasi berlangsung kondusif di Kantor Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (27/11/2025), dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Tahap mediasi pertama telah dilaksanakan pada 25 November 2025 di ruang kerja Kepala Lapas Enemawira.

Dalam pertemuan awal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tabukan Utara hadir sebagai mediator untuk menengahi persoalan.

Kepala Lapas Kelas III Enemawira, Chandra Sudarto Simbolon, SH, MH, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan.

Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan menyejukkan.

“Atas dugaan tersebut saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas peristiwa tersebut,” ujar Chandra.

Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wahidin Mandahari, yang turut memimpin proses mediasi, memastikan bahwa persoalan telah dinyatakan selesai setelah semua unsur duduk bersama.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar.

“Setelah kita mengadakan mediasi, saya berharap kepada kita semua agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan lagi terpancing dengan persoalan ini, karena masalah tersebut telah selesai,” tegas Wahidin.

Dengan adanya kesepakatan damai, situasi di lingkungan Lapas Enemawira kembali kondusif.

Hubungan antara warga binaan dan pihak lapas dilaporkan telah membaik.

Proses mediasi tersebut turut dihadiri:

  • Ketua MUI Sangihe
  • Forkopimcam Tabukan Utara
  • Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sangihe
  • Ketua MUI Tabukan Utara
  • Kalapas Tahuna
  • Kalapas Enemawira
  • Sekretaris JPKP DPD Sangihe

Hadir pula keluarga inti, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved