Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2026

Bacaan Doa Puasa Ramadan Hari ke-16, Doanya Beda dengan Niat Puasa, Mintalah Ini pada Allah SWT

Selain niat puasa yang dibaca sebelum memulai ibadah, terdapat pula doa khusus yang biasa dipanjatkan pada hari ke-16 Ramadan.

Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Dewangga Ardhiananta
SHOLAT - Potret jamaah sholat di Masjid Al Muhajirin Sukur Minut Sulawesi Utara beberapa waktu lalu. Selain niat puasa yang dibaca sebelum memulai ibadah, terdapat pula doa khusus yang biasa dipanjatkan pada hari ke-16 Ramadan. 
Ringkasan Berita:
  • Hari ke-16 Ramadan menandai setengah perjalanan ibadah puasa.
  • Umat Muslim, termasuk di Sulawesi Utara, tetap menjaga semangat ibadah.
  • Berikut adalah doa puasa di hari ke-16 Ramadan.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memasuki hari ke-16 bulan suci Ramadan Jumat 6 Maret 2026, umat Muslim kini telah melewati setengah perjalanan ibadah puasa yang penuh makna.

Bagi masyarakat Muslim di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Utara, momen ini menjadi pengingat untuk tetap menjaga semangat beribadah hingga akhir Ramadan.

Di wilayah Sulawesi Utara yang dikenal dengan keragaman agama dan budaya, suasana Ramadan tetap terasa hangat melalui berbagai kegiatan ibadah, mulai dari tadarus, buka puasa bersama, hingga doa-doa yang dipanjatkan setiap harinya.

Hari ke-16 Ramadan kerap dipandang sebagai fase penting dalam perjalanan spiritual.

Pada titik ini, rasa lelah karena menjalani puasa selama lebih dari dua pekan mulai terasa.

Namun, umat Islam diingatkan untuk terus menjaga konsistensi dalam berbuat baik serta memperkuat niat agar tetap istiqomah hingga penghujung bulan suci.

Selain niat puasa yang dibaca sebelum memulai ibadah, terdapat pula doa khusus yang biasa dipanjatkan pada hari ke-16 Ramadan.

Doa Puasa Ramadan Hari Ke-16

Berikut adalah teks doa yang dapat dibaca dan diamalkan:

Teks Arab

اَللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ

Teks Latin

 Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr, wa jannibnî fîhi murâfaqatal asyrâr, wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâr, bi-ilâhiyyatika yâ ilâhal 'âlamîn.

Makna dan Kandungan Doa

"Ya Allah, bimbinglah aku di dalamnya (bulan ini) untuk meniru perbuatan orang-orang yang berbakti, jauhkanlah aku di dalamnya dari berteman dengan orang-orang jahat, dan tempatkanlah aku di dalamnya dengan rahmat-Mu ke dalam kediaman yang abadi (surga), demi ketuhanan-Mu wahai Tuhan semesta alam."

Membedah Makna: Mencari Lingkungan yang Selamat

Doa hari ke-16 ini merupakan pengingat bagi setiap Muslim tentang pentingnya "Vibes" atau lingkungan sosial.

Berikut adalah tiga poin utama yang terkandung di dalamnya:

1. Meniru Jejak Orang-Orang Baik (Al-Abrar)

Kita meminta taufik (pertolongan) agar mampu menyamai amalan orang-orang yang tulus berbakti.

Menjadi baik itu sulit jika dilakukan sendirian, itulah mengapa kita memohon agar langkah kita diselaraskan dengan mereka yang sudah lebih dulu istiqomah.

2. Memutus Rantai Pengaruh Buruk

Pepatah mengatakan bahwa seseorang bergantung pada agama teman dekatnya.

Di hari ke-16 ini, kita memohon benteng perlindungan agar dijauhkan dari pergaulan yang membawa dampak negatif (Asyrar), baik itu dalam bentuk ucapan, perbuatan, maupun pemikiran.

3. Merindukan Kediaman Abadi (Darul Qarar)

Dunia adalah tempat persinggahan yang penuh hiruk pikuk.

Tujuan akhir kita adalah Darul Qarar, sebuah tempat menetap yang stabil dan tenang di surga Allah. Kita mengakui bahwa hanya melalui rahmat-Nya lah kita bisa sampai ke sana.

Tips Menjaga Semangat di Hari Ke-16

Agar ibadah tidak sekadar menjadi rutinitas, berikut hal yang bisa Anda lakukan:

  • Perbarui Niat: Ingat kembali tujuan awal kita berpuasa di hari pertama.
  • Pilih Teman yang Mengingatkan pada Kebaikan: Sesuai isi doa di atas, mulailah lebih banyak berinteraksi dengan mereka yang mengajak pada hal positif.
  • Perbanyak Sedekah Ringan: Meski hanya berbagi segelas air untuk berbuka, hal ini termasuk dalam karakter orang yang berbakti (Al-Abrar).

Sumber: Sriwijaya Post

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved