Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Info BMKG: Gempa Bumi Terjadi di Banten, Sabtu 30 Mei 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,2 di wilayah Muara Binaungeun.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,2 di wilayah Muara Binaungeun, Provinsi Banten, pada Sabtu (30/5/2026). Menurut data resmi dari BMKG, guncangan gempa tercatat terjadi pada pukul 11:25:34 WIB 

Ringkasan Berita:
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,2 di wilayah Muara Binaungeun, Provinsi Banten, pada Sabtu (30/5/2026).
  • Menurut data resmi dari BMKG, guncangan gempa tercatat terjadi pada pukul 11:25:34 WIB
  • Episentrum gempa terletak pada koordinat 6.99 lintang selatan, 105.98 bujur timur.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,2 di wilayah Muara Binaungeun, Provinsi Banten, pada Sabtu (30/5/2026).

Menurut data resmi dari BMKG, guncangan gempa tercatat terjadi pada pukul 11:25:34 WIB

Episentrum gempa terletak pada koordinat 6.99 lintang selatan, 105.98 bujur timur.

Pusat gempa tersebut berada di laut, tepatnya sekitar 20 kilometer Muara Binuangeun.

Kedalaman mencapai 90 kilometer.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved