Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Info BMKG: Gempa Bumi Magnitudo 3,0 Terjadi di Tenggara Kabupaten Malang, Senin 11 Mei 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Malang.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
INFO BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) dini hari. Berdasarkan data resmi dari akun X (Twitter) @infoBMKG, gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 tersebut terjadi pada pukul 00.51 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) dini hari.
  • Berdasarkan data resmi dari akun X (Twitter) @infoBMKG, gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 tersebut terjadi pada pukul 00.51 WIB.
  • Hasil analisis awal menunjukkan pusat gempa atau episenter berada pada koordinat 9.29LS, 112.70BT

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) dini hari.

Berdasarkan data resmi dari akun X (Twitter) @infoBMKG, gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 tersebut terjadi pada pukul 00.51 WIB.

Hasil analisis awal menunjukkan pusat gempa atau episenter berada pada koordinat 9.29LS, 112.70BT

Berjarak sekitar 128 kilometer tenggara dari Kabupaten Malang.

Berada di kedalaman 77 kilometer.

BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini disampaikan dengan mengutamakan kecepatan.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved