Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rangkuman Materi

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Bab 4 E, Menelisik Berita Palsu

Berikut rangkuman materi Bahasa Indonesia untuk SMP kelas 7 Bab 4 E tentang Menelisik Berita Palsu.

Tayang:
Dokumen Pribadi
RANGKUMAN MATERI - Ilustrasi siswa SMP belajar di dalam kelas. Berikut rangkuman materi Bahasa Indonesia untuk SMP kelas 7 Bab 4 E tentang Menelisik Berita Palsu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut rangkuman materi mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP kelas 7, tentang Menelisik Berita Palsu.

Materi ini dibahas dalam Bab 4 Bagian E buku Bahasa Indonesia untuk kelas 7 SMP/MTs dengan tema "Aksi Nyata Para Pelindung Bumi."

Buku tersebut diterbitkan oleh Kemdikbudristek Republik Indonesia pada tahun 2023 dan tersedia secara daring melalui laman buku.kemendikdasmen.go.id.

Menelisik Berita Palsu

Sebuah berita selalu berdasarkan pada fakta, bersifat objektif atau sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, berimbang, lengkap, tepat, akurat, dan benar.

Informasi yang disampaikan dalam berita harus berasal dari peristiwa nyata, bukan dari pendapat atau karangan.

Berita juga harus ditulis secara objektif, yaitu tidak memihak kepada siapa pun. 

Selain itu, berita harus berimbang atau memuat berbagai sudut pandang yang terkait dengan peristiwa tersebut.

Berita juga perlu disajikan secara lengkap, sehingga pembaca memperoleh informasi yang jelas.

Informasi tersebut harus tepat dan akurat, sesuai dengan data dan fakta yang sebenarnya, serta benar agar tidak menyesatkan masyarakat.

Berita Palsu

Berita palsu adalah informasi atau berita yang tidak benar atau tidak sesuai dengan fakta, tetapi disebarkan seolah-olah benar untuk memengaruhi atau menipu pembaca.

Berita palsu adalah berita yang tidak benar dan dibuat untuk menyesatkan pembaca, sehingga kita harus selalu memeriksa kebenarannya sebelum mempercayai atau menyebarkannya

Ciri-ciri berita palsu:

- Judulnya sering provokatif atau sensasional untuk menarik perhatian.

- Sumber berita tidak jelas atau tidak terpercaya.

- Informasi tidak didukung data atau fakta yang kuat.

Dampak berita palsu:

- Dapat menyebabkan kesalahpahaman di masyarakat.

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved