Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kereta Api vs Mobil di Grobogan

Kecelakaan Maut Kereta Api Argo Bromo Anggrek Hajar Avanza di Grobogan Jateng: 4 Tewas, 5 Luka-luka

Empat penumpang mobil Avanza berkelir putih itu tewas, sementara lima penumpang lainnya luka-luka dan dilarikan ke fasilitas kesehatan

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
DOKUMEN SATLANTAS POLRES GROBOGAN
KECELAKAAN MAUT - Minibus Avanza pengantar jemaah haji tertabrak Kereta Api di rel pelintasan tanpa palang pintu, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dinihari. 

Ringkasan Berita:
  • Mobil Avanza berisi 9 orang mogok di rel, lalu ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Semarang ke Surabaya.
  • Empat penumpang tewas, lima lainnya luka-luka setelah mobil terpental hingga 20 meter ke area persawahan.
  • Perjalanan kereta sempat terhenti untuk pemeriksaan, sementara KAI mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di jalur rel demi keselamatan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Grobogan.

Sebuah mobil rombongan pengantar jemaah haji tiba-tiba mogok di rel dan dihantam KA Argo Bromo Anggrek, menewaskan empat orang.

Melansir Kompas.com, Minibus pengantar jemaah haji dihantam kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek di rel pelintasan tanpa palang pintu, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.52 WIB.

Empat penumpang mobil Avanza berkelir putih itu tewas, sementara lima penumpang lainnya luka-luka dan dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Baca juga: Identitas 15 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Salah Satunya Karyawan Kompas TV

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, mengatakan, Avanza bernopol H 1060 ZP, berpenumpang sembilan orang itu sebelumnya berjalan dengan kecepatan sedang dari arah selatan (Sidorejo) menuju ke arah utara (Purwodadi)

"Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara) perlintasan dengan palang pintu swadaya, Avanza tiba-tiba berhenti, mesin mati di jalur rel sebelah selatan," kata Ari.

Nahas, pada saat bersamaan melaju KA Argo Bromo Anggrek dari arah barat (Semarang) menuju timur (Surabaya). Seketika, kecelakaan pun tak terhindarkan.

"KA Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri Avanza," katanya lagi.

Mobil yang mengangkut rombongan pengantar jemaah haji berjumlah 9 orang itu pun langsung terpental sejauh 20 meter.

Mobil itu lantas terbentur tiang listrik hingga terjun ke area persawahan.

"Empat penumpang Avanza meninggal dunia dan sisanya dilarikan ke fasilitas kesehatan. Korban warga Kabupaten Grobogan," kata Ari.

Perjalanan kereta api sempat terhenti

Sementara itu Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi tertemper mobil di rel pelintasan 52 Km 29+800 di jalur hulu antara Stasiun Panunggalan – Stasiun Kradenan pada pukul 02.52 WIB.

Akibat kejadian temperan tersebut, KA Argo Bromo Anggrek Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 guna dilakukan pemeriksaan kondisi sarana.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), KA Argo Bromo Anggrek berangkat kembali dari Stasiun Kradenan pada pukul 02.56 WIB.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved