Wajib Tahu
Daftar 10 Profesi yang Paling Terancam Dijajah AI, Sales Punya Paparan Cukup Tinggi
Dari programmer hingga customer service, AI memang mulai mengambil alih tugas rutin.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Gelombang AI mulai menyentuh dunia kerja, terutama pada profesi di depan layar seperti programmer, customer service, dan data entry, namun PHK massal belum terjadi.
- Laporan Anthropic menunjukkan adopsi AI masih jauh dari batas kemampuannya, meski beberapa tugas profesional sudah mulai diotomatisasi.
- Pekerja yang paling terpapar AI justru berasal dari kalangan berpendidikan tinggi dan bergaji besar, tapi angka pengangguran belum menunjukkan lonjakan signifikan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - AI makin gesit.
Bahkan gelombang kecerdasan buatan (AI) mulai mengetuk pintu dunia kerja.
Tapi jangan panik dulu, meski pekerjaan profesional mulai tersentuh otomatisasi, PHK massal belum terjadi.
Baca juga: Literasi Artificial Intelligence atau AI dan Ancaman Nyata Kesadaran Manusia
Laporan terbaru dari Anthropic memetakan 10 profesi paling rawan “dijajah” AI, dari programmer hingga customer service, sekaligus menunjukkan mana yang masih relatif aman di era kecerdasan buatan yang sedang hype ini.
Apalagi dengan makin canggihnya model bahasa besar (LLM) belakangan ini.
Namun, seberapa besar sih ancaman nyata AI buat pekerjaan kita?
Para peneliti dari Anthropic baru saja merilis laporan berjudul "Labor Market Impacts of AI: A New Measure and Early Evidence".
Yang menarik, mereka tidak cuma mengukur apa yang bisa dilakukan AI di atas kertas.
Mereka justru membandingkan potensi teori tersebut dengan data riil pemakaian chatbot Claude oleh para profesional di dunia kerja saat ini. Hasilnya cukup bikin bernapas lega, setidaknya untuk sekarang.
Anthropic menyimpulkan kalau adopsi AI di dunia kerja nyatanya masih sangat jauh dari batas kemampuannya.
Meski begitu, laporan ini juga memetakan secara jelas profesi apa saja yang kini mulai "dijajah" AI, dan mana yang masih aman sentosa.
Berikut 10 profesi paling terdampak AI
Profesi yang masuk dalam kategori ini adalah mereka yang kesehariannya berkutat dengan tugas-tugas di depan layar yang sifatnya bisa diotomatisasi secara penuh oleh sistem AI.
Berdasarkan laporan tersebut, ini daftar lengkap 10 profesi dengan tingkat paparan AI tertinggi, seperti dirangkum KompasTekno dari laporan terbaru Anthropic:
- Programmer (74,5 persen): Posisi teratas ditempati oleh para programer. Mayoritas tugas mereka, coding, membuat update, dan mengelola software, kini mulai banyak diambil alih secara otomatis oleh AI.
- Customer service (70,1 % ): Interaksi dengan pelanggan, memproses pesanan, hingga menangani komplain, kini pelan-pelan mulai digantikan oleh chatbot AI.
- Data entry (67,1 % ): Pekerjaan repetitif seperti membaca dokumen sumber dan memasukkan datanya ke dalam sistem adalah "makanan empuk" buat AI.
- Spesialis rekam medis (66,7 % ): Mengompilasi, menyarikan, dan mengodekan data pasien kini masuk ke dalam tugas yang makin mudah diotomatisasi.
- Analis riset pasar dan pemasaran (64,8 % ): Tugas menyusun laporan, membuat grafik ilustrasi data, sampai menerjemahkan temuan riset rumit ke dalam teks tertulis kini sudah sangat lumrah dikerjakan mesin.
- Sales/tenaga penjualan grosir dan manufaktur (62,8 % ): Rutinitas menghubungi pelanggan untuk mendemonstrasikan produk dan meminta pesanan ternyata punya tingkat paparan AI yang cukup tinggi.
- Analis keuangan dan investasi (57,2 % ): Menganalisis informasi keuangan untuk memproyeksi kondisi bisnis, industri, atau ekonomi demi keputusan investasi kini bisa dieksekusi dengan cepat oleh LLM AI.
- Software QA/penguji perangkat lunak (51,9 % ): Pekerjaan memodifikasi software untuk memperbaiki bug atau meningkatkan performa rupanya mulai banyak didelegasikan ke AI.
- Analis keamanan informasi (48,6 % ): Melakukan penilaian risiko siber dan menguji keamanan pemrosesan data. Tugas krusial ini ternyata tak luput dari tren otomasi.
- Spesialis support komputer (46,8 % ): Menjawab pertanyaan pengguna terkait pengoperasian software atau hardware demi menyelesaikan masalah teknis kini makin sering ditangani oleh agen AI.
Satu fakta menarik dari laporan ini: pekerja yang paling rawan tergusur AI ternyata justru berasal dari kalangan profesional berpendidikan tinggi dan bergaji besar.
| Daftar Lengkap Pinjol Resmi OJK April 2026, Ini 95 Platform Legal yang Aman untuk Ajukan Pinjaman |
|
|---|
| Cek Biaya Kedokteran UGM, Unair dan IPB dengan UKT dan Uang Pangkal Termurah? Ini Perbandingannya |
|
|---|
| Programmer hingga Customer Service, Ini 10 Pekerjaan yang Rentan Digantikan Kecerdasan Buatan |
|
|---|
| QRIS Go Internasional! Kini Sudah Bisa Dipakai di 7 Negara, Korea Selatan Terbaru |
|
|---|
| Daftar 145 Kampus Terakreditasi Unggul di Indonesia, dari PTN hingga PTS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Daftar-10-Profesi-yang-Paling-Terancam-Dijajah-AI-Sales-Punya-Paparan-Cukup-Tinggi.jpg)