Info Kesehatan
Daftar Penyakit yang Sering Muncul saat Musim Hujan, Orang Tua Perlu Waspada
Ada 5 penyakit yang yang bisa muncul saat musim hujan yang perlu diwaspadai oleh orang tua.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID – Berikut daftar penyakit yang sering muncul saat musim hujan.
Ada 5 penyakit yang yang bisa muncul saat musim hujan.
Kelima jenis penyakit tersebut perlu diwaspadai oleh orang tua.
Pasalnya lima penyakit tersebut bisa menyerang anak-anak.
Kondisi lingkungan yang lembap, sanitasi yang menurun, hingga perubahan perilaku saat hujan menjadi faktor utama lonjakan penyakit.
Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran sekaligus Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K).
Berikut lima penyakit yang paling sering muncul saat musim hujan dan perlu diwaspadai orang tua.
1. Influenza, Bukan Sekadar Flu Biasa
Influenza menjadi salah satu penyakit yang paling meningkat saat musim hujan.
Berbeda dengan batuk pilek biasa, influenza bisa menyebabkan demam tinggi, nyeri badan hebat, anak tampak sangat lemas, bahkan berujung komplikasi.
“Dikatakan influensa peningkatannya sampai 38 persen , bahkan di Indonesia minggu ke-40 2025 sampai 55 persen,” jelas Prof. Anggraini pada media briefing virtual, Jumat (30/1/2026).
Lingkungan dingin dan lembap membuat virus lebih stabil, ditambah kebiasaan berkumpul di ruangan tertutup yang mempercepat penularan antaranggota keluarga.
2. Diare Akut, Ancaman Serius pada Anak
Penyakit diare meningkat tajam saat musim hujan akibat kontaminasi air dan menurunnya kualitas sanitasi.
"Diare di Indonesia dikatakan begitu musim hujan, lebih dari 4 kali lebih tinggi dibandingkan musim kemarau,"imbuhnya.
Bakteri seperti E. coli, Shigella, dan Salmonella mudah berkembang.
Pada anak, diare bisa cepat menyebabkan dehidrasi karena cadangan cairan tubuh mereka terbatas.
3. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Musim hujan berarti banyak genangan air, dan itu menjadi tempat ideal nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.
Nyamuk ini aktif menggigit pada pagi dan sore hari, waktu di mana anak-anak sering berada di rumah.
DBD bisa ditandai dengan demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, hingga risiko perdarahan dan syok.
Karena itu, musim hujan selalu menjadi periode rawan peningkatan kasus dengue.
4. Leptospirosis, Masuk Lewat Luka Kecil
Leptospirosis menjadi penyakit yang perlu diwaspadai terutama saat hujan lebat dan banjir.
Penyakit ini ditularkan melalui air yang terkontaminasi urine tikus dan masuk lewat luka kecil di kulit.
Indonesia menjadi lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab leptospirosis karena tingkat kelembapan yang tinggi.
Gejalanya bisa berupa demam tinggi, nyeri otot terutama di betis, hingga gangguan ginjal bila terlambat ditangani.
5. Campak dan Cacar Air
Penyakit virus yang sangat mudah menular seperti campak dan cacar air juga cenderung meningkat di musim hujan.
Penularannya terjadi melalui udara, dan satu anak bisa menularkan ke banyak anak lain, terutama saat mereka berada di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk.
Prof. Anggraini mengingatkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi membuat penyakit-penyakit ini masih mudah menyebar, khususnya pada anak-anak.
Musim hujan memang tak bisa dihindari. Namun, mengenali penyakit yang paling sering muncul dapat membantu orang tua lebih waspada terhadap gejala awal.
Deteksi dini, kebersihan lingkungan, serta perhatian ekstra pada anak, terutama balita, menjadi kunci agar musim hujan tidak berubah menjadi musim sakit berkepanjangan di rumah.
Telah Tayang di TribunNews.com
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Wajib Diwaspadai, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Sering Diabaikan, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai |
|
|---|
| Kenali Gejala dan Tanda-tanda Serangan Stroke, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Saraf |
|
|---|
| Atasi Kebotakan, Berikut Daftar Minyak dari Bahan Alami untuk Penumbuh Rambut |
|
|---|
| Apa Itu Gas Tertawa? Isi Whip Pink Pendorong Krim, Bisa Sebabkan Kematian Jika Dihirup Langsung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/daftar-penyakit-yang-sering-muncul-saat-musim-hujan-etgag.jpg)