Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Program Magang Nasional

Ini yang Diperoleh Peserta Program Magang Nasional, Termasuk Uang Saku

Program magang nasional ini juga diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.

Editor: Alpen Martinus
Tribunshopping
MAGANG - Ilustrasi siswa magang. Pemerintah membuka program magang nasional. 
Ringkasan Berita:1.Pemerintahpun kini membuka program magang khusus untuk lulusan Perguruan Tinggi.
 
2.Program magang nasional ini juga diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.
 
3. Uang saku menyesuaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dimana lokasi perusahaan penyelenggara pemagangan.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang akhirnya tidak terserap oleh perusahaan.

Karena kemampuan mereka tidak dibutuhkan oleh perusahaan.

Kini pemerintah berusaha untuk memberdayakan seluruh lulusan perguruan tinggi.

Baca juga: Pendaftaran Program Magang Nasional Diperpanjang hingga 15 Oktober 2025, Ini Syarat dan Cara Daftar

Agar tidak menjadi pengangguran, atau terserap oleh lapangan pekerjaan.

Pemerintahpun kini membuka program magang khusus untuk lulusan Perguruan Tinggi.

Program magang ini ditujukan untuk para lulusan baru (fresh graduate).

Mengutip dari ekon.go.id, tujuan program magang nasional ini adalah untuk memberikan pengalaman kerja di dunia usaha, industri, badan usaha milik negara (BUMN), lembaga Pemerintah, serta Bank. 

Program magang nasional ini juga diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.

Pada gelombang pertama, program magang nasional diikuti oleh 20.000 peserta.

Seluruh peserta magang mulai resmi bekerja pada hari ini, 20 Oktober 2025.

Apa Saja yang Didapatkan Peserta selama Mengikuti Magang Nasional 2025?

Selama enam bulan masa pemagangan, peserta magang akan memperoleh beberapa fasilitas mulai dari uang saku, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang, serta sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan program secara penuh selama enam bulan.

Berapa besaran uang saku yang didapat peserta magang nasional?

Mengutip dari Kemnaker.go.id, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).

 Uang saku menyesuaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dimana lokasi perusahaan penyelenggara pemagangan.

Jika daerah pemagangan tidak menerapkan UMK, maka yang menjdai acuan adalah Upah Minimum Provinsi (UMP).

Kapan Program Pemagangan Batch II Dibuka?

Mengutip dari ksp.go.id, program magang batch II atau gelombang kedua akan dibuka pada bulan November 2025.

Target peserta magang akan bertambah 80 ribu peserta.

Tujuannya adalah memberikan pengalaman kerja bagi para lulusan baru atau fresh graduate, baik di dunia usaha, industri, BUMN, lembaga pemerintah, maupun Bank Indonesia.

Program pemagangan nasional ini diharapkan bisa mempercepat transisi lulusan muda ke dunia kerja formal.

Program Magang Bergaji ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal IV tahun 2025.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved