Perang Ukraina dan Rusia
Kapal Pemburu Kapal Selam AS Dikirim ke Perairan Baltik, Ini Tujuannya
Kehadiran pesawat militer AS ini terjadi di tengah kekhawatiran Eropa kalau Rusia melakukan sabotase terhadap kabel dan jaringan pipa bawah laut
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai negara adidaya, Amerika Serikat kerap terlibat dalam perang yang melibatkan dua negara atau lebih.
Termasuk di antaranya adalah perang Rusia dan Ukraina.
Dibakarkan AS menjadi sekutu Ukraina dalam perang yang berlarut hingga kini.
Baca juga: Ini 20 Poin Tawaran Amerika Serikat untuk Perdamaian di Palestina, Hamas Tak Boleh di Pemerintahan
Perang berlarut antara Rusia dan Ukraina sejak 2022 tanpa ada kejelasan jalan damai tampaknya makin melebar seiring keterlibatan pihak ketiga, termasuk aliansi keamanan NATO.
NATO, singkatan dari North Atlantic Treaty Organization (Organisasi Perjanjian Atlantik Utara), adalah aliansi politik dan militer yang terdiri dari 32 negara anggota dari Eropa dan Amerika Utara.
Organisasi ini didirikan pada 4 April 1949, sebagai respons atas ancaman yang dirasakan dari Uni Soviet setelah Perang Dunia II.
Tujuan utama NATO adalah untuk menjamin kebebasan dan keamanan para anggotanya melalui cara-cara politik dan militer.
Prinsip intinya adalah pertahanan kolektif (pasal 5), yang menyatakan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota
Belakangan, negara-negara NATO terdeteksi makin kerap berkonfrontasi langsung dengan Rusia di perbatasan.
Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) yang tadinya seperti berusaha memadamkan api perang dengan menjadi mediator pembicaraan damai, justru kini kian menunjukkan sikap yang dinilai Rusia sebagai 'manuver bermusuhan'.
Terbaru, AS dilaporkan telah mengerahkan pesawat militer yang mampu memburu kapal selam dan memata-matai ke Norwegia dan melakukan misi di dekat wilayah Rusia di Laut Baltik.
Mengutip NW, Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri Rusia dan Angkatan Laut AS belum memberikan tanggapan atas kabar penempatan pesawat militer ini yang disebutkan berpatroli di pintu masuk Rusia.
Mengapa Hal Ini Penting
Kehadiran pesawat patroli maritim P-8 Poseidon Angkatan Laut AS, di Eropa Utara terjadi saat NATO memperkuat postur pertahanannya di seluruh wilayah Baltik.
Sebagai infromasi, P-8 Poseidon Angkatan Laut AS yang dirancang untuk misi anti-kapal selam, anti-permukaan, dan tugas intelijen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/oleh-Presiden-Amerika-Serikat-AS-Donald-Trump-termasuk-Indonesia.jpg)