Israel Palestina
Siap Hadiri Sidang Umum PBB, Prabowo Akan Berpidato Angkat Isu Palestina hingga Reformasi Global
Kehadiran ini menjadi yang pertama bagi Presiden RI secara langsung di forum PBB setelah satu dekade terakhir.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir langsung dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa, 23 September 2025.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto akan menyinggung sejumlah isu strategis, mulai dari dukungan Indonesia terhadap Palestina, dinamika keamanan global, hingga urgensi reformasi sistem multilateral.
Kehadiran ini menjadi yang pertama bagi Presiden RI secara langsung di forum PBB setelah satu dekade terakhir.
Baca juga: Indonesia Dukung Deklarasi New York demi Israel-Palestina, Prabowo Bakal Hadiri Sidang Umum PBB
Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Tri Tharyat, menyebutkan bahwa salah satu sorotan dalam pidato Presiden adalah persoalan keamanan global, termasuk serangan terhadap kedaulatan negara yang dilakukan Israel di Qatar.
"Pasti juga isu Palestina, akan dibawa dan tentunya kesempatan Sidang Majelis Umum PBB menjadi kesempatan yang sangat baik untuk terus mendorong pelaksanaan program-program dan visi cita-cita Bapak Presiden," kata Tri dalam konferensi pers di Kantor Kemenlu RI, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).
Selain itu, pidato yang hendak disampaikan selama 15 menit dalam Majelis Umum PBB juga akan menyentil isu reformasi sistem multilateral.
Dorongan terkait peran negara-negara selatan juga menjadi bagian untuk disuarakan sebagai cerminan semangat Konferensi Asia-Afrika di Bandung.
"Ini tentunya akan terus dibawa oleh delegasi Indonesia," ucapnya.
Selain pidato di Majelis Umum PBB, delegasi Indonesia juga akan melakukan pertemuan tematik terkait dengan beragam isu.
Mulai dari kemanusiaan, kesehatan mental, isu penghapusan senjata nuklir, pemberdayaan perempuan, dan lainnya.
Prabowo diketahui akan hadir secara langsung dalam sidang Majelis Umum PBB setelah sebelumnya Presiden RI tidak pernah hadir secara langsung selama dalam 10 tahun terakhir.
Dalam 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, tercatat Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang sering menjadi delegasi Indonesia untuk sidang Majelis Umum PBB.
Jokowi tercatat pernah menghadiri pada sidang Majelis Umum PBB ke-75 namun secara virtual karena kondisi Covid-19 pada 2020 silam.
Dukungan Indonesia
Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan dukungannya terhadap upaya mewujudkan solusi dua negara dalam konflik Israel–Palestina melalui Deklarasi New York.
Sikap ini sejalan dengan konsistensi Indonesia di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-menyampaikan-keterangan-pers-terkait-situasi-terkini-di-Istana-Merdeka.jpg)