Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Rumah

Sudah Pasang Kipas Angin Tapi Udara di Rumah Masih Panas? Simak Solusinya

Shawn menyarankan untuk tujuan sirkulasi dan pendinginan, kipas angin sebaiknya diarahkan ke kamu atau ke dalam ruangan. 

Editor: Alpen Martinus
Pixabay
KIPAS ANGIN: Ilustrasi kipas angin. cara salah penggunaan kipas angin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kipas angin biasanya dijadikan solusi saat udara di dalam rumah panas.

Namun biasanya meski sudah memasang kipas angin, udara di dalam rumah masih saja panas.

Ternyata ada beberapa kesalahan yang dilakukan.

Baca juga: Arti Mimpi Membeli Kipas Angin, Pertanda Anda Mencari Kedamaian, Ini Tafsirnya Menurut Primbon Jawa

Coba beberapa trik agar kipas angin bisa berfungsi maksimal.

Juga pengguna kipas angin tidak masuk angin.

Penggunaan kipas angin juga bisa lebih hemat dibandingkan menyalakan AC.

Namun, hal yang sering kali tidak disadari adalah melakukan beberapa kesalahan sederhana pada kipas angin yang dapat mengurangi efektivitasnya, yang pada akhirnya membuat kamu merasa lebih panas. 

Mulai dari, penempatan yang buruk hingga memilih jenis kipas angin yang salah untuk ruangan.

Bahkan kipas angin terbaik sekalipun, termasuk kipas meja berperforma tinggi dan kipas angin tanpa bilah, akan gagal jika menggunakannya secara tidak benar. 

Kabar baiknya adalah sebagian besar kesalahan ini mudah diperbaiki.

Nah, dilansir dari Ideal Home, Jumat (29/8/2025), berikut sejumlah kesalahan menggunakan kipas angin yang bikin rumah makin panas.

Menempatkannya di tempat yang salah

Salah satu kesalahan kipas angin yang paling umum adalah meletakkannya di tempat yang salah.

Faktanya, banyak rumah tangga menempatkan kipas angin di tengah ruangan dan berharap yang terbaik, kata
Matt Ladell, Manajer Merek Duux perusahaan Swiss yang memproduksi dan mendistribusikan produk-produk peralatan rumah tangga berkualitas, termasuk kipas angin mengatakan meski tampak logis, hal ini sebenarnya tidak banyak membantu menggerakkan udara secara efisien, terutama saat suhu mulai naik. 

"Untuk pendinginan maksimal, posisikan kipas angin di dekat jendela untuk membantu menarik udara dingin dari luar atau arahkan kipas angin ke luar pada malam hari untuk mendorong udara panas keluar," saran Matt. 

Di ruangan dengan ventilasi buruk, menempatkan kipas angin di ambang pintu dapat membantu menggerakkan udara antarruang. 

"Menempatkan kipas angin di sudut ruangan juga dapat membantu karena udara dapat diarahkan secara diagonal ke seluruh ruangan," jelas Shawn Navarednam, insinyur desain perawatan lingkungan di Dyson.

Shawn menyarankan untuk tujuan sirkulasi dan pendinginan, kipas angin sebaiknya diarahkan ke kamu atau ke dalam ruangan. 

Selain itu, udara lebih dingin lebih padat dan terakumulasi di bagian bawah ruangan, jadi meletakkan kipas angin di dekat lantai untuk menyapu udara dingin ke atas akan membantu.

Apabila ingin kamar tidur tetap sejuk, letakkan kipas angin di samping tempat tidur dengan arah mengarah ke kamu agar memberikan efek pendinginan. 

Tidak membersihkannya dengan benar

Selanjutnya, kesalahan menggunakan kipas angin yang bikin rumah makin panas adalah tidak membersihkannya dengan benar. 

Mengabaikan pembersihan kipas angin sangat mempengaruhi kinerjanya. Seiring waktu, debu secara alami menumpuk di bilah dan kisi-kisi kipas, menciptakan hambatan aliran udara yang menyebabkan masalah lain.

"Sangat mudah untuk tidak membersihkan kipas angin," ucap Katie dari AO.com----situs ritel online asal Inggris yang berfokus pada penjualan peralatan rumah tangga elektronik. 

Namun, debu menumpuk di bilah dan kisi-kisi kipas, yang dapat menghambat aliran udara dan membuat kipas lebih berisik, bahkan menyebarkan alergen di sekitar rumah. 

Tidak hanya itu, debu juga dapat mempengaruhi umur kipas jika tidak membersihkannya secara rutin.

"Penumpukan debu bukan hanya tidak higienis, tetapi juga dapat menghalangi aliran udara, membuat kipas lebih berisik, bahkan memperpendek masa pakainya," imbuh Matt. 

Matt menyarankan membersihkan bilah, kisi-kisi, dan rumah motor setiap beberapa minggu. Untuk pembersihan lebih menyeluruh, selalu ikuti petunjuk produsen. 

Gunakan jenis kipas yang salah

Tidak semua kipas angin dirancang untuk fungsi sama. Memilih jenis yang salah untuk ruangan adalah menjadi kesalahan menggunakan kipas angin yang bikin rumah makin panas. 

Dari kipas menara atau kipas pedestal hingga kipas meja tanpa bilah dan ringkas, ada begitu banyak pilihan sehingga mudah berasumsi semuanya kurang lebih sama.

Namun, itu tidak benar. Katie menjelaskan jika mencoba menggunakan kipas angin meja yang lemah untuk mendinginkan seluruh ruangan, kamu akan selalu menghadapi perjuangan yang berat. 

Kipas angin yang lebih kecil tidak dirancang untuk mengalirkan udara yang cukup di ruangan lebih besar sehingga akan sulit memberikan dampak signifikan, terutama saat gelombang panas.

"Sebagai aturan praktis, gunakan kipas angin pedestal untuk kamar tidur atau ruang tamu dan gunakan kipas angin meja kerja hanya untuk pendinginan pribadi," ujar Katie. 

Mengabaikan aliran udara

Kesalahan menggunakan kipas angin yang bikin rumah makin panas beriktunya adalah mengabaikan aliran udara.

Tanpa sumber udara segar, seperti jendela atau pintu yang terbuka, kipas angin hanya akan mengalirkan udara hangat yang sama ke sekeliling ruangan sehingga tidak memberikan banyak manfaat.

Membuka jendela atau pintu akan memastikan aliran udara yang cukup ke seluruh ruangan sehingga kipas angin lebih efektif.

Mengatur panas sebelum masuk ke rumah juga penting. "Menutup gorden atau tirai dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk," ujar Shawn. 

Membiarkan sinar matahari masuk pada hari yang cerah mungkin tampak alami, tetapi hal ini dapat menciptakan efek rumah kaca.

Jadi, tutuplah jendela, gorden, atau tirai pada siang hari untuk meminimalkan jumlah sinar matahari yang masuk. 

Tidak memanfaatkan fitur-fiturnya

Terakhir, kesalahan menggunakan kipas angin yang bikin rumah makin panas adalah tidak memanfaatkan fitur-fitur yang ada.

Kipas angin modern kini lebih pintar dari sebelumnya dan dilengkapi dengan fitur bawaan yang dirancang untuk memudahkan proses pendinginan.

Menurut Katie, banyak kipas angin saat ini dilengkapi dengan fitur-fitur pintar, seperti mode malam, berbagai pengaturan kecepatan, osilasi, dan kontrol aplikasi.

Namun, banyak orang hanya menyalakannya dan membiarkannya pada pengaturan tinggi. 

Sebaiknya, luangkan waktu menjelajahi pengaturan kipas angin agar mendapatkan hasil maksimal. Misalnya, apakah ingin kipas angin berosilasi atau diam, terutama jika ingin menggunakannya untuk membantu kamu mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak.

Jika ingin menggunakan kipas angin pada malam hari, ada baiknya juga memperhatikan tingkat kebisingan alat-alat ini karena jika tidak hati-hati,  kamu bisa terjaga karena dengungannya.

Bagi mereka yang tidurnya ringan, memilih kipas angin yang memiliki mode "Tidur" atau bahkan remote control sehingga dapat mengendalikannya dari tempat tidur akan sangat menguntungkan.

Berikut adalah beberapa manfaat kipas angin secara lebih rinci:

1. Mendinginkan Ruangan:  
Kipas angin menggerakkan udara, menciptakan angin yang terasa sejuk dan menyegarkan di dalam ruangan, terutama saat cuaca panas.  

Bisa menjadi alternatif hemat energi untuk pendinginan ruangan dibandingkan AC, terutama jika digunakan bersama dengan ventilasi alami.  

2. Meningkatkan Sirkulasi Udara:  
Kipas angin membantu menyebarkan udara ke seluruh ruangan, mencegah udara pengap dan menciptakan suasana yang lebih segar.  

Sirkulasi udara yang baik juga membantu menghilangkan bau tak sedap, seperti bau masakan atau asap.  

3. Menciptakan "White Noise":  
Suara yang dihasilkan oleh kipas angin (putaran baling-baling) bisa memberikan efek menenangkan yang dikenal sebagai "white noise".
White noise ini dapat membantu menutupi suara bising lain yang mengganggu, sehingga membantu tidur lebih nyenyak.  

4. Mengurangi Penggunaan AC:  
Kipas angin dapat digunakan untuk membantu mendinginkan ruangan, sehingga mengurangi kebutuhan untuk menyalakan AC secara terus-menerus.
Hal ini dapat membantu menghemat energi dan mengurangi tagihan listrik.  

5. Meningkatkan Kenyamanan:
Kipas angin menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk beraktivitas, bekerja, atau beristirahat.  
Udara yang segar dan sejuk dapat meningkatkan suasana hati dan produktivitas.  

6. Beberapa manfaat tambahan:
Kipas angin juga bisa digunakan dalam acara-acara khusus seperti konser atau festival untuk membantu mendinginkan area yang ramai.  
Ada juga kipas angin portable yang praktis dibawa bepergian dan digunakan di mana saja. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 
 
 
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved