Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Driver Ojol Tewas

Daftar 7 Nama Anggota Brimob Ada di Dalam Mobil Taktis yang Tabrak Driver Ojol, Satu Perwira

Melibatkan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob yang disebut-sebut menabrak hingga melindas pengemudi ojol tersebut.

|
Editor: Alpen Martinus
Istimewa/HO
BRIMOB - Rantis Brimob lindas ojol hingga Tewas, 7 Polisi diamankan Propam, satu di antaranya perwira. 

“Kendaraan yang digunakan dalam insiden ini juga sudah diamankan di Kwitang,” ucap Abdul Karim menambahkan.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Propam Polri dan Brimob masih berupaya mendalami secara detail peran masing-masing anggota dalam peristiwa yang telah menimbulkan kecaman publik ini.

Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa proses hukum terhadap mereka yang terbukti bersalah akan ditegakkan secara tegas sesuai peraturan yang berlaku dalam institusi Polri.

Insiden ini menjadi sorotan tajam setelah video detik-detik kejadian tersebar luas di media sosial dan mengundang reaksi keras dari masyarakat.

Detik-detik Driver Ojol Terlindas Rantis

Dalam rekaman tersebut terlihat jelas sebuah kendaraan taktis Brimob melaju dengan kecepatan tinggi sambil menyalakan sirine, menuju ke arah kerumunan massa.

Banyak orang yang berada di jalur kendaraan langsung panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri dari laju kendaraan berat tersebut.

Sayangnya, seorang driver ojek online tidak sempat menghindar dan akhirnya tertabrak oleh kendaraan tersebut, hingga terlindas.

Rekaman video memperlihatkan bahwa sebelum tertabrak, driver ojol sempat menoleh ke arah kendaraan, seolah menyadari keberadaannya, namun tidak punya cukup waktu untuk menghindar.

Kecepatan tinggi kendaraan membuat korban langsung hilang dari pandangan kamera dalam hitungan detik, menciptakan suasana mencekam.

Suara jeritan warga terdengar jelas saat tubuh korban pertama kali tergilas, memaksa kendaraan untuk berhenti sejenak.

Namun, meski sempat berhenti, kendaraan taktis tersebut kemudian kembali melaju dan kembali melindas korban yang sudah tergeletak di atas aspal.

Abdul (29, bukan nama sebenarnya), yang mengaku menyaksikan kejadian dari halte terdekat, memberikan kesaksian mengerikan soal kejadian tersebut.

"Dia benar-benar nyoba nabrakin para pendemo, kanan kiri ugal-ugalan. Siapa saja di depannya dihajar," kata Abdul saat dihubungi TribunJakarta.com pada Kamis malam.

Abdul menuturkan bahwa korban saat itu sedang menjalankan tugas sebagai pengemudi ojek online dan sedang dalam perjalanan mengantarkan pesanan ke kawasan Bendungan Hilir.

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved