Penimbunan BBM di Mitra
Kasus Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Tombatu, Polres Mitra Periksa Operator dan Pengawas SPBU
Polres Minahasa Tenggara (Mitra) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya dugaan penimbunan BBM subsidi di SPBU Tombatu.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Polres Minahasa Tenggara (Mitra) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya dugaan penimbunan BBM subsidi di SPBU Tombatu.
- Dalam video tersebut, terlihat ada mobil truk yang mengisi BBM dengan tangki modifikasi.
- Usai rekaman video tersebut viral, Satreskrim Polres Mitra langsung turun ke SPBU Tombatu.
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Polres Minahasa Tenggara (Mitra) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya dugaan penimbunan BBM subsidi di SPBU Tombatu.
Dalam video tersebut, terlihat ada mobil truk yang mengisi BBM dengan tangki modifikasi.
Usai rekaman video tersebut viral, Satreskrim Polres Mitra langsung turun ke SPBU Tombatu.
Kasat Reskrim Polres Mitra AKP Lutfi Arinugraha Pratama kepada Tribunmanado.co.id mengatakan sudah menurunkan tim Tipidter untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
"Tadi sudah ada tim Resmob dan Tipidter yang turun ke TKP," kata dia, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menegaskan akan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan penimbunan BBM subsidi di SPBU Tombatu.
Tak hanya itu, Tipidter Polres Mitra juga sudah memeriksa operator dan pengawas di SPBU Tombatu atas dugaan keterlibatan dalam penimbunan BBM subsidi.
"Tadi operator dan pengawas sudah kita ambil keterangan," tegasnya.
Perwira tiga balok ini menegaskan pihaknya akan mendalami seluruh informasi yang beredar, termasuk dugaan adanya kendaraan bertangki modifikasi hingga indikasi penimbunan BBM subsidi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan ataupun penyalahgunaan BBM subsidi," tegasnya.
Karena praktek penimbunan subsidi ada sanksi yang cukup berat,” tegasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial rekaman supir yang mengeluhkam praktek mafia solar di SPBU Tombatu.
Akibatnya, warga yang hendak membeli BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar harus antri berjam-jam.
Tribun Manado mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo.
Namun hingga pukul 22.38 Wita, baik telepon dan pesan singkat via WhatsApp belum kunjung direspon. (Nie)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK
| Nama 10 Guru Besar Unsrat yang Baru Dilantik dan Dikukuhkan, Berasal dari Lima Fakultas |
|
|---|
| Firasat Istri Sebelum Mat Ular Jadi Korban Penikaman di Lorong Anoa, Terima Telepon dari Sosok Ini |
|
|---|
| Kesaksian Istri Mat Ular, Sempat Tak Sadarkan Diri Selama 4 Jam Usai Alami Enam Luka Tusukan |
|
|---|
| Kondisi Terkini Mat Ular Eks Preman Manado yang Ditikam di Teling Bawah, 6 Luka, Begini Kata Korban |
|
|---|
| Sikap Mat Ular Preman Manado Usai Hijrah, Pakai Gamis Saat Jumatan dan Larang Pemuda Miras di Lorong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/POLRES-MITRA-Polres-Minahasa-Tenggara-Mitra-bergerak-cepatP-08.jpg)