Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Minut

Puluhan Pengurus PNNT Sambangi Kadis Pariwisata Minut, Bahas Pelestarian Budaya dan Adat

PNNT merupakan lembaga adat dan wadah perkumpulan masyarakat sub-etnis Tonsea.

Tribun Manado/Christian Wayongkere
PNNT - Puluhan personel Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT) Minahasa Utara saat ketemu Kadis Pariwisata Minut Jein Barantian. Didominasi perempuan, mereka melakukan pertemuan dan berbicara banyak hal di ruang kerja Jein Baranting. 

"Satu di antaranya ritual adat Sumela Kure. Kegiatan Budaya tersebut oleh PNNT Minut, berencana akan dilaksanakan di Raewaya Hills Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi, akhir bulan Mei 2026," jelasnya.

Sumela Kure atau sering disebut Sumela Kure dalam dialek Tonsea adalah salah satu upacara adat tradisional yang berasal dari Minahasa Utara, khususnya pada masyarakat etnik Tonsea.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara Jein Barantian sampaikan, terkait dengan suporting sistem dari PNNT untuk pelestarian Budaya di Minut sangat postif dan bagus.

"Selaras dengan Program Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Minut JGKWL (Joune Ganda - Kevin W Lotulung)," kata Kadis Pariwisata Minut Jein Barantian.

Terpisah Sekretaris PNNT Minut Max Pinontoan menambahkan, personel PNNT saat ini jumlahnya 300an.

"Khusus di 10 Kecamatan di Minut, tersebar di 10 ada tutor pengajar Bahasa Tonsea. PNNT sangat dekat dengan adat dan budaya di Minut," tambahnya.

Puluhan personel Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT) Minahasa Utara
PNNT - Puluhan personel Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT) Minahasa Utara saat ketemu Kadis Pariwisata Minut Jein Barantian. Didominasi perempuan, mereka melakukan pertemuan dan berbicara banyak hal di ruang kerja Jein Baranting.

(TribunManado.co.id/Crz)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved