Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi

Gempa di Airmadidi Sulawesi Utara, Info BMKG Terjadi Pagi Ini Sabtu 18 April 2026

BMKGmendeteksi adanya gempa bumi di wilayah Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
INFO BMKG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya gempa bumi di wilayah Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (18/4/2026). Melalui akun X BMKG disebutkan, gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 2,8 

Ringkasan Berita:
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya gempa bumi di wilayah Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (18/4/2026).
  • Melalui akun X BMKG disebutkan, gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 2,8
  • BMKG juga mencatat, waktu terjadinya gempa pada pukul 07:15:30 WIB atau 08:15:30 WITA.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya gempa bumi di wilayah Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (18/4/2026).

Melalui akun X BMKG disebutkan, gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 2,8.

BMKG juga mencatat, waktu terjadinya gempa pada pukul 07:15:30 WIB atau 08:15:30 WITA.

Titik koordinat gempa berada di 1.97 lintang utara, 124.73 bujur timur. 

Gempa berjarak sekitar 66 kilometer barat laut Airmadidi.

Kedalaman gempa berada di 151 kilometer.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG guna menghindari isu hoaks yang tidak bertanggung jawab. 

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved