Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut di Minsel

3 Fakta Kecelakaan Maut di Tareran: Mobil APV Terjun ke Jurang Berbatu Sedalam 60 Meter

Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan Desa Pinamorongan, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Dok. Polres Minsel
LAKA MAUT - Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan Desa Pinamorongan, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara pada Jumat (10/4/2026). Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil APV hitam yang keluar jalur di kawasan rawan kecelakaan. 

Ringkasan Berita:
  • Pihak kepolisian telah mengidentifikasi dua korban jiwa dalam kecelakaan ini.
  • Keduanya adalah laki-laki bernama Jhonny, warga Pakuweru, dan Nover Solang, warga Tawaang.
  • Kasat Lantas Polres Minsel, Iptu Engelina Yusuf, S.Tr.K, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban selamat dalam kejadian tersebut.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas jalan Desa Pinamorongan, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara pada Jumat (10/4/2026).

Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil APV hitam yang keluar jalur di kawasan rawan kecelakaan.

Berikut adalah tiga fakta terkait insiden tersebut

1. Identitas Dua Korban Meninggal Dunia

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi dua korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Keduanya adalah laki-laki bernama Jhonny, warga Pakuweru, dan Nover Solang, warga Tawaang.

Kasat Lantas Polres Minsel, Iptu Engelina Yusuf, S.Tr.K, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban selamat dalam kejadian tersebut.

“Kedua korban tewas di tempat,” jelas Engelina saat dikonfirmasi via WhatsApp.

2. Kedalaman Jurang dan Kondisi Kendaraan

Mobil APV hitam tersebut diketahui terjun ke jurang dengan kedalaman mencapai 60 meter.

Kondisi geografis yang ekstrem membuat kendaraan mengalami kerusakan parah di seluruh sisi karena menghantam dasar sungai yang dipenuhi material keras.

Kepala Pos Basarnas Amurang, Letda SAR Steven Lumowa, memberikan gambaran kondisi di dasar jurang.

“Jatuhnya di sungai yang berbatu sehingga mobil rusak para di semua sisi mobil,” ujar Steven.

3. Evakuasi di Medan yang Sulit

Proses evakuasi jenazah dari dasar jurang tidak berjalan mudah.

Tim SAR gabungan harus berhadapan dengan kontur jalan yang menurun serta medan yang terjal untuk mengangkat korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved