Cewek Minahasa
Ini Makna Natal Menurut Cewek Minahasa Anggriani Waworuntu: Bentuk Refleksi Memperbaiki Diri
Natal bukan hanya soal dekorasi, kado, atau perayaan semata, melainkan waktu untuk kembali mengingat kasih dan pengorbanan Tuhan.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Indry Panigoro
Ringkasan Berita:
- Natal sudah di depan mata.
- Sukacitan Natal sudah terasa, termasuk dirasakan oleh Anggi Waworuntu, cewek Minahasa.
- Anggi Waworuntu bercerita soal makna Natal bagi dirinya.
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Natal memang masih beberapa pekan lagi, namun suasana sukacita sudah mulai terasa di berbagai tempat.
Hal itu juga dirasakan Anggi Waworuntu, Cewek asal Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang turut membagikan pandangannya.
Menurut mitologi Minahasa, orang Minahasa adalah keturunan Toar dan Lumimuut. Awalnya, keturunan Toar-Lumimuut dibagi menjadi tiga kelompok: Makarua Siouw (dua kali sembilan), Makatelu Pitu (tiga kali tujuh), dan Pasiowan Telu (sembilan kali tiga).
Kembali ke cerita Anggi, kata dia, Natal bukan hanya soal dekorasi, kado, atau perayaan semata, melainkan waktu untuk kembali mengingat kasih dan pengorbanan Tuhan.
“Buat saya, Natal itu momentum untuk lebih dekat dengan Tuhan dan keluarga. Ini waktu untuk bersyukur atas semua hal baik yang Tuhan berikan,” ungkapnya kepada Tribun Manado, Kamis (11/12/2025).
Ia juga mengatakan bahwa suasana menjelang Natal selalu memberinya perasaan hangat.
Musik-musik Natal yang diputar di gereja maupun pusat keramaian menjadi hal yang paling ia nantikan.
“Saya suka dengar musik, jadi kalau sudah banyak lagu Natal diputar, rasanya beda. Ada damai,” tambah Anggi.
Menurutnya, makna Natal bagi dirinya adalah kesempatan untuk memperbaiki diri serta menebarkan kebaikan kepada sesama.
“Natal mengingatkan saya untuk lebih rajin berdoa, lebih peduli sama orang sekitar, dan tidak lupa bersyukur,” tuturnya.
Biodata Singkat
Nama: Anggriani Gabriela Waworuntu
Tempat, Tanggal Lahir: Tomohon, 22 April 2009
Asal: Langowan, Kabupaten Minahasa
Hobi: Mendengar musik
Media Sosial : Instagram – @anggiwaworuntu.
Tentang Orang Minahasa
Orang Minahasa merupakan gabungan dari beberapa sub-etnik di daerah Minahasa Raya.
Dari antara kelompok-kelompok sub-etnik terdapat empat sub-etnik utama berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah yaitu Tombulu, Tondano, Tonsea, dan Tontemboan.
Tulisan Graafland pada abad ke-19 menggunakan nama Tou'mbulu untuk Tombulu, Tou'nsea untuk Tonsea, Toulour untuk Tondano, dan Tounpakewa untuk Tontemboan.
Perbedaan sebutan untuk dua nama terakhir karena sebutan Toulour dan Tounpakewa berasal dari bahasa Tombulu.
tapi untuk kesemuanya, kata tou dalam nama-nama tersebut berarti orang.
Setiap kelompok sub-etnik ini adalah satu pakasa'an yang berarti "mereka yang bersatu" karena kesamaan leluhur, adat, dan bahasa.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Makna Lebaran Menurut Cewek Asal Minahasa Charens Londah: Waktunya Perkuat Toleransi dan Kepedulian |
|
|---|
| Sosok Nadia Fania Saisab, Cewek Minahasa yang Dukung Langowan Jadi Kota Mandiri |
|
|---|
| Makna Natal bagi Cewek Asal Minahasa Elshadday Gloria Kolamban |
|
|---|
| Apresiasi dan Harapan Cewek Cantik Asal Tondano Fellia Lalogiroth Untuk Minahasa Yang Semakin Maju |
|
|---|
| Prabowo - Gibran Resmi Dilantik, Ini Harapan Cewek Minahasa Rahel Parengkuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Anggi-Waworuntu-Cewek-asal-Langowan-Kabupaten-Minahasa-Sulawesi-Utara-Sulut.jpg)