Selebrasi Lokal 2026
Demam Piala Dunia 2026 di Manado, Wawali Ingatkan ASN: Harus Dahulukan Tugas
Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 benar-benar menyihir Kota Manado. Atmosfer sepak bola terasa begitu kental di setiap sudut kota.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 benar-benar telah menyihir Kota Manado.
- Atmosfer sepak bola terasa begitu kental di setiap sudut kota, memicu demam bola yang luar biasa di kalangan warga.
- Pusat perbelanjaan seperti Pasar 45 mendadak kebanjiran pembeli; jersey timnas negara peserta laris manis bak kacang goreng.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 benar-benar telah menyihir Kota Manado, Sulawesi Utara.
Atmosfer sepak bola terasa begitu kental di setiap sudut kota, memicu demam bola yang luar biasa di kalangan warga.
Pusat perbelanjaan seperti Pasar 45 Manado misalnya, mendadak kebanjiran pembeli. Jersey timnas negara peserta laris manis bak kacang goreng.
Pasar 45 adalah salah satu pusat perbelanjaan dan pasar tradisional tertua di Kota Manado. Hanya berjarak kurang lebih 600 meter dari Pelabuhan Manado.
Jika dari Kantor Wali Kota Manado, Pasar 45 hanya berjarak 1,8 kilometer.
Pemandangan di rumah-rumah kopi pun berubah drastis. Kini suasananya menyerupai news room karena hampir seluruh pengunjung sibuk memperdebatkan prediksi pertandingan.
Kemeriahan paling mencolok terlihat dari rupa-rupa ekspresi warga yang mengibarkan bendera negara jagoan mereka.
Mulai dari yang fanatik, seru, lucu, hingga yang tetap menunjukkan jiwa patriotik.
Di tepi Pantai Sindulang Kecamatan Tuminting, misalnya, dua bendera Belanda dikibarkan mengapit bendera Merah Putih di tengahnya.
Konfigurasi unik ini seolah menegaskan bahwa meski menjagokan tim asing, Indonesia tetap nomor satu di hati.
Pemandangan serupa juga terlihat di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, bendera Brasil dipasang rapi di bawah bendera Merah Putih.
Ekspresi nyeleneh justru tampak di Kecamatan Singkil. Di wilayah utara Kota Manado ini, bendera Inggris dipasang di atas bendera hitam yang sekilas mirip dengan bendera kelompok bajak laut dalam anime One Piece.
Sementara itu, titik termeriah berada di Kuala Jengki yang kini dipenuhi warna-warni bendera Argentina, Belanda, Jerman, Portugal, Spanyol, Inggris, hingga Belgia.
Kuala Jengki adalah kawasan dermaga penyeberangan tradisional dan pusat aktivitas perikanan di Manado.
| Laga Piala Dunia Pagi Hari Bisa Ganggu Produktivitas ASN, Ini Imbauan Wawali Manado Richard Sualang |
|
|---|
| Demam Piala Dunia 2026, Kampung Bola Kopandakan Kotamobagu Sulut Kibarkan Bendera Timnas Kesayangan |
|
|---|
| Jangan Ketinggalan Dukung Tim Favorit, Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP, Laptop dan Smart TV |
|
|---|
| Cewek Manado Jessica Rorong, Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Manado Demam Bola Piala Dunia, Warga Ramai Pasang Bendera Negara Favorit, Ada yang Mirip One Piece |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Penjualan-bendera-negara-peserta-Piala-Dunia-2026-di-Pasar-45.jpg)