Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

GMIM

Perenungan GMIM Minggu ini, Orang Percaya Mengingat Kebenaran Tuhan dan Syukur Dalam Segala Keadaan

Ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua, Minggu 7 Juni 2026 yang dipimpin Pdt Christina Sasuwuk-Wagania MTh.

Tayang:
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
IBADAH - Ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua, Minggu 7 Juni 2026 yang dipimpin Pdt Christina Sasuwuk-Wagania MTh. Dalam ibadah ini, dilaksanakan Perjamuan Kudus dalam rangka HUT Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM.  

Ringkasan Berita:
  • Warga GMIM merenungkan firman Tuhan berdasarkan pembacaan Alkitab dari Mazmur 92:1-16
  • Tema perenungan warga GMIM pekan berjalan ialah Memberitakan kasih setiaMu di waktu pagi dan kebenaranMu di waktu malam
  • Intisari dari perenungan ini ialah orang percaya diajak menyatakan syukur dalam segala hal

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) merenungkan firman Tuhan berdasarkan pembacaan Alkitab dari Mazmur 92:1-16.

Tema perenungan warga GMIM pekan berjalan ialah Memberitakan kasih setiaMu di waktu pagi dan kebenaranMu di waktu malam. 

Intisari dari perenungan ini ialah orang percaya diajak menyatakan syukur dalam segala hal. 

Pdt Christina Sasuwuk Wagania MTh, khadim dalam ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 7 Juni 2026 sesi kedua (mulai pukul 09.00 WITA) mengungkapkan, orang begitu mudah untuk memuji Tuhan ketika hidupnya mudah.

Mengucap syukur bukan perkara sulit ketika orang ada di zona nyaman.

Ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua yang dipimpin Pdt Christina Sasuwuk-Wagania MTh
IBADAH - Ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua, Minggu 7 Juni 2026 yang dipimpin Pdt Christina Sasuwuk-Wagania MTh. Dalam ibadah ini, dilaksanakan Perjamuan Kudus dalam rangka HUT Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM. 

"Iman Kristen diuji ketika kita dihadapkan pada pergumulan. Banyak orang bertanya: Kenapa Tuhan? Manakala dia bergumul. Memang sulit untuk memuji Tuhan dan mengungkapkan syukur ketika dalam kesusahan," kata Pendeta Christina dalam pelayanan mimbar perdana sebagai Pendeta Jemaat Imanuel Bahu. 

Kisah Mazmur 92, menggambar umat Tuhan (Bangsa Israel) yang bergumul setelah pulang dari pembuangan dari Babel selama 70 tahun. 

Kondisi di tengah kesusahan, umat diajak untuk terus mengucap syukur. 

Pendeta mengaja jemaat mengucap syukurlah senantiasa.

Meskipun situasi tidak ideal menurut padangan manusia. 

Ajakan ini sesuai pembacaan di ayat 3: ... untuk memberitakan kasih setiaMu di waktu pagi dan kebenaranMu di waktu malam. 

"Ayat ini mengggambarkan pengalaman iman yang besar. Pemazmur punya pengalaman bahwa kesetiaan Allah sepanjang waktu. Pemeliharaan Tuhan sepanjang waktu," ujarnya lagi.

Lebih jauh Pendeta mengungkapkan, kehidupan orang Kristen di zaman ini, begitu banyak tantangan.

Aktivitas dan rutinitas, tantangan hidup yang tidak mudah.

Ragam tantangan ini yang bisa mengalihkan fokus jemaat sehingga tidak bersyukur.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved