Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Manado

Rumah Terendam, Warga Manado Minta Segerakan Normaliasi DAS Sario dan Tikala

Luapan air ini membuat wacana normalisasi DAS di Manado kian menguat. Warga pun mempertanyakan realisasinya. 

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
Facebook/Tidak Ada
BANJIR: Jalan yang ditutup akibat banjir di Manado, Sulawesi Utara. Sejumlah wilayah di Manado terendam banjir. 

Rapat sendiri berlangsung alot pada awalnya. Berbagai aspirasi disampaikan perwakilan warga, yang intinya mempertanyakan ganti rugi lahan serta kejelasan proyek tersebut. 

Asisten 1 Pemkot Manado Julises Oehlers menyebut proyek tersebut sangat penting untuk menghindarkan warga Manado dari bencana banjir.

"Ini proyek yang sangat bagus," kata dia. 

Dikatakannya, proyek tersebut berlaku untuk DAS Tondano, 

Sario dan Tikala. Untuk DAS Tondano sudah beres. 

"Nah untuk Sario dan Tikala belum ada pembayaran," katanya. 

Oehlers menyebut pihaknya berupaya keras mendorong kejelasan proyek tersebut di wilayah Sario dan Tikala. 

Harri Sanali selaku perwakilan dari Balai Sungai mengakui dana untuk ganti rugi di Tikala dan Sario sempat hilang pada 2025 dikarenakan pengaruh efisiensi. 

"Tapi di 2026 blokir dibuka, artinya dana untuk Tikala dan Sario dibuka lagi," katanya. 

Ungkap dia, pihak Balai berlaku hati hati dalam pembayaran. 

Pihaknya membayar sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Untuk ini diimbau agar warga dapat melengkapi dokumen yang diperlukan," katanya. 

Anggota DPRD Manado Ferdinand Dumais menuturkan, RDP adalah momen berharga untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

Semua pihak terkait dipertemukan dan solusi dihasilkan. 

"Ini momentum yang sangat baik," katanya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved