Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cewek Manado

Sosok Militya Manopo Cewek Manado Jadi Noni Kebudayaan Sulut 2026, Berusaha Belajar Terus

Nama Militya Mariana Manopo kini menjadi sorotan publik Sulawesi Utara setelah berhasil meraih gelar Noni Kebudayaan Sulut 2026

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
Dok. Pribadi/Tidak Ada
CEWEK: Sosok Militya Mariana Manopo Cewek Manado. Terpilih Sebagai Noni Kebudayaan Sulut 2026 
Ringkasan Berita:1.Nama Militya Mariana Manopo kini menjadi sorotan publik Sulawesi Utara setelah berhasil meraih gelar Noni Kebudayaan Sulut 2026

‎2.Perwakilan Kabupaten Minahasa Tenggara ini sukses tampil memukau pada malam grand final yang digelar beberapa waktu lalu.

3.Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur Manado-Tomohon, khususnya di kawasan rawan longsor.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Nama Militya Mariana Manopo kini menjadi sorotan publik Sulawesi Utara setelah berhasil meraih gelar Noni Kebudayaan Sulut 2026 dalam ajang Pemilihan Nyong Noni Kebudayaan Sulawesi Utara (NNKS).

Perwakilan Kabupaten Minahasa Tenggara ini sukses tampil memukau pada malam grand final yang digelar beberapa waktu lalu.

Dengan pembawaan anggun, wawasan budaya yang kuat, serta kemampuan komunikasi yang baik, Militya mampu mengungguli para finalis lainnya dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Baca juga: Cewek Manado Chelsi Adriansz Aktif Berorganisasi dan Kejar Mimpi, Ingin Jadi Pengusaha

"Tentunya perasaan setelah terpilih menjadi Noni kebudayaan Sulawesi Utara tahun 2026 ini bangga pastinya dan tidak terbayang karena saat itu pesertanya semua sangat berkompeten, tapi selain itu juga ada pressure besar karena ini pertama kalinya saya memenangkan sebuah ajang, namun saya akan berusaha untuk belajar terus," ujar cewek kelahiran Tombatu, 23 Agustus 2023 ini.

Cewek yang ini berkarier di bidangkesehatan farmasi dan kecantikan ini mengatakan ajang NNKS sendiri merupakan wadah bagi generasi muda untuk menjadi duta pelestarian budaya daerah.

Para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan dan busana adat, tetapi juga kemampuan memahami serta mempromosikan budaya Sulawesi Utara di tengah perkembangan zaman.

"Sehingga tugas saya setelah terpilih yaitu yang pasti melakukan pelestarian budaya budaya yang ada di Sulawesi Utara dengan program-program yang ada, belajar lagi lebih dalam akan budaya yang ada di Sulawesi Utara, mengajak juga masyarakat Sulawesi Utara untuk lebih mengenal budaya yang ada terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa agar budaya tidak akan habis.

Dan untuk itu juga kami akan mengadakan pemilihan nyong Noni kebudayaan di setiap kabupaten kota untuk lebih mempermudah melihat potensi potensi generasi muda dalam pelestarian budaya yang ada," tuturnya.

Cewek yang hobi main baking dan main keyboard mengungkapkan pihaknya juga akan  bekerja sama dengan pemerintah.

"Kita juga nyong Noni kebudayaan Sulawesi Utara akan bekerja sama dengan pemerintah dalam hal ini tentu untuk pelestarian budaya yang ada, Pemerintah Sulawesi Utara juga dan Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara sangat mendukung kami dalam meningkatkan pelestarian budaya  melalui Nyong Noni Kebudayaan," pungkasnya. (FER)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved