Jumat, 22 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

MinyaKita Sulit Ditemukan di Warung Kota Manado, Ini Alasannya

"Kami biasanya jual minyak goreng kemasan premium atau minyak goreng curah. Memang kan dari Bulog dibatasi,”

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
WARUNG - Ilustrasi warung di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sejumlah warung di Kota Manado tak menjual MinyaKita. 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah pemilik warung mengaku tidak menjual MinyaKita.
  • Hal itu karena pasokan terbatas dan sulit diperoleh.
  • Pemilik warung memilih jual minyak goreng kemasan premium dan minyak goreng curah.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita masih sulit ditemukan di sejumlah warung di Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Sejumlah pemilik warung mengaku tidak menjual MinyaKita karena pasokan terbatas dan sulit diperoleh.

Pemilik warung di Jalan 14 Februari, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, bernama Via mengaku tidak pernah menjual MinyaKita

Ia memilih menjual minyak goreng kemasan premium dan minyak goreng curah yang lebih mudah didapatkan.

"Kami biasanya jual minyak goreng kemasan premium atau minyak goreng curah. Memang kan dari Bulog dibatasi,” ujar Via, Kamis (21/5/2026).

HET: Harga minyak goreng subsidi merek MinyaKita di Pasar Bersehati Manado, Sulut, Kamis 21 Mei 2026. Masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
HET: Harga minyak goreng subsidi merek MinyaKita di Pasar Bersehati Manado, Sulut, Kamis 21 Mei 2026. Masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. (Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku)

Sepengetahuannya, distribusi MinyaKita lebih difokuskan ke pasar tradisional. 

Bahkan jika ingin membeli, mereka harus mencari langsung ke pasar atau penyalur.

"Jadi kami kalau mau ambil MinyaKita harus ke pasar atau ke penyalur. Tapi karena sering habis, jadi kami ambil minyak goreng premium dan curah saja yang mudah didapat,” katanya.

Hal senada disampaikan pemilik warung lainnya, Livi. 

Ia mengaku tidak pernah menjual MinyaKita karena barang tersebut sulit diperoleh di tingkat penyalur.

Baca juga: Lirik dan Chord Gitar Hindia - Rumah Ke Rumah

Baca juga: Lirik Lagu Jangan Salahkan Aku - Zian

“Memang tidak pernah jualan MinyaKita karena susah dapatnya. Kalau cari di penyalur juga harganya pasti lebih tinggi,” ungkap Livi.

Menurutnya, harga MinyaKita yang diperoleh dari penyalur tidak jauh berbeda dengan minyak goreng lain ketika dijual di warung.

“Jadi jatuhnya di kami bakalan sama saja harganya dengan minyak goreng curah atau kemasan lain yang kami jual,” tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved