Sekolah Rakyat di Manado
Dari SRMP 21 Manado, Yeskri Anggelo Kejar Mimpi Jadi Polisi
“Kalau kangen orang tua pasti ada, tapi sekarang sudah jarang seperti waktu awal-awal masuk. Karena sudah punya banyak teman di sekolah dan asrama,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Yeskri Anggelo mulai terbiasa menjalani hidup jauh dari orang tua.
- Sejak pertengahan tahun lalu, Yeskri tinggal di asrama sekolah rakyat tersebut.
- Remaja itu mengaku awalnya cukup berat harus hidup jauh dari keluarga.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Suara tawa para siswa terdengar dari sudut asrama SRMP 21 Manado di Jalan Daan Mogot, Paal IV, Tikala, Manado, Sulawesi Utara.
Saat dikunjungi Tribunmanado.com, para siswa sedang mengikuti lomba dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus.
Meski tanggal merah dan cuti bersama, para siswa tidak libur.
Mereka tetap harus mengisi waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat.
Di antara mereka, ada Yeskri Aprilio Anggelo (14), siswa kelas 8 yang kini mulai terbiasa menjalani hidup jauh dari orang tua demi mengejar pendidikan dan cita-citanya.
Sejak pertengahan tahun lalu, Yeskri tinggal di asrama sekolah rakyat tersebut.
Remaja asal Lingkungan V Tuminting itu mengaku awalnya cukup berat harus hidup jauh dari keluarga.
Namun seiring waktu, ia perlahan menemukan kenyamanan baru bersama teman-temannya di sekolah.
“Kalau kangen orang tua pasti ada, tapi sekarang sudah jarang seperti waktu awal-awal masuk. Karena sudah punya banyak teman di sekolah dan asrama,” ujar Yeskri beberapa waktu lalu.
Selama hampir satu tahun tinggal di asrama, Yeskri baru beberapa kali pulang ke rumah.
“Sudah sekitar empat atau lima kali pulang. Biasanya kalau diizinkan pulang paling cepat satu minggu, paling lama tiga minggu,” katanya.
Meski hidup dengan aturan dan jadwal yang ketat, Yeskri mengaku senang berada di lingkungan SRMP 21 Manado.
Menurutnya, sekolah itu memberinya banyak pengalaman baru, mulai dari pertemanan hingga kesempatan mengembangkan kemampuan diri.
“Selama di sini senang karena punya banyak teman dan bisa mengasah ilmu saya,” ujarnya.
Ia juga menilai fasilitas yang diberikan sekolah sudah sangat memadai.
Seluruh kebutuhan dasar siswa termasuk biaya pendidikan ditanggung oleh negara.
“Fasilitasnya sudah lengkap dan bagus. Jadi datang tinggal bawa badan dan sedikit persiapan sekolah,” katanya sambil tersenyum.
Di sekolah, Yeskri paling menyukai pelajaran agama dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Ketertarikannya pada kegiatan fisik membuatnya aktif mengikuti ekstrakurikuler.
Awalnya, ia bergabung di ekskul badminton.
Baca juga: Jauh dari Orang Tua di Usia 13 Tahun, Clara Pahata Belajar Mandiri di SRMP 21 Manado
Baca juga: 548 Pelaku Pendidikan di Minut Ikut Bimtek 5 Hari Penguatan Literasi dan Numerasi di BPMP Sulut
Namun kini, Yeskri memilih menekuni wushu karena merasa lebih tertantang.
“Dulu ikut badminton, sekarang pindah ke wushu,” ujarnya.
Saat ini, Yeskri juga sedang mengikuti proses seleksi Bintang Sobat SMP (BSS), sebuah kegiatan yang menurutnya menjadi wadah untuk menunjukkan sekaligus mengembangkan bakat siswa.
Di sela aktivitas sekolah dan asrama, Yeskri biasanya menghabiskan waktu luang bermain bersama teman-temannya di lingkungan sekolah dan asrama.
Namun kini, sebagian besar waktunya lebih banyak diisi dengan kegiatan ekstrakurikuler.
Meski masih duduk di bangku SMP, Yeskri sudah memiliki mimpi besar untuk masa depannya.
Ia bercita-cita menjadi seorang polisi dan bertekad melanjutkan pendidikan setelah lulus nanti.
“Cita-cita saya jadi polisi. Jadi setelah lulus nanti saya mau lanjut sekolah dan kejar cita-cita itu,” ujarnya penuh semangat.(*)
| Jauh dari Orang Tua di Usia 13 Tahun, Clara Pahata Belajar Mandiri di SRMP 21 Manado |
|
|---|
| Wali Asuh SRMP 21 Manado Jadi Ibu bagi Siswa di Asrama |
|
|---|
| SRMP 21 Manado Terapkan Disiplin dan Pendidikan Karakter Lewat Sistem Asrama |
|
|---|
| Potret Kegiatan Belajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama 21 Manado |
|
|---|
| Siswa Sekolah Rakyat Manado Bersyukur, Bersekolah Gratis Lengkap dengan Asrama yang Nyaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ia-bercita-cita-menjadi-seorang-polisi.jpg)