Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulut

Terkait Viral Meteran BBM di SPBU Gunung Potong Manado, Hasil Pengecekan Normal, Ini Kata Kasat

Polresta Manado bergerak cepat menindaklanjuti postingan viral di media sosial terkait dugaan permainan meteran

Tayang:
Humas Polresta Manado
CEK - Polresta Manado bergerak cepat menindaklanjuti postingan viral di media sosial terkait dugaan permainan meteran pengisian BBM di SPBU Gunung Potong, Kota Manado, Rabu (13/5/2026). Hasil pengecekan menunjukkan alat ukur dan takaran BBM masih dalam kondisi normal serta sesuai standar tera yang berlaku. 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Manado menindaklanjuti postingan viral terkait dugaan permainan meteran pengisian BBM di SPBU Gunung Potong
  • Pemeriksaan dilakukan menyusul viralnya video seorang warga pengguna mobil Carry Pick Up DB 8947 CG yang memprotes jumlah pengisian BBM jenis Pertalite
  • Hasil pengecekan menunjukkan alat ukur dan takaran BBM masih dalam kondisi normal serta sesuai standar tera yang berlaku

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polresta Manado bergerak cepat menindaklanjuti postingan viral di media sosial terkait dugaan permainan meteran pengisian BBM di SPBU Gunung Potong, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (13/5/2026).

Tim Bravo Polresta Manado, Unit Tipiter Satreskrim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto bersama Kasat Intelkam AKP Andri Permadi dan Wakasat Reskrim Iptu Hendro Wangko turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas pengisian BBM serta meminta keterangan dari pengawas dan operator SPBU.

Pemeriksaan dilakukan menyusul viralnya video seorang warga pengguna mobil Carry Pick Up DB 8947 CG yang memprotes jumlah pengisian BBM jenis Pertalite.

Dalam video yang beredar melalui akun Instagram Lambe Kawanua, warga tersebut mengaku harus membayar Rp 400 ribu dengan jumlah pengisian sekitar 40 liter, padahal biasanya tangki kendaraan miliknya penuh dengan pengisian sekitar 37 liter.

Kasat Reskrim Elwin mengatakan menindaklanjuti laporan tersebut, aparat langsung melakukan klarifikasi di lapangan guna memastikan ada atau tidaknya indikasi manipulasi meteran dispenser BBM.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pihak pengawas SPBU menerangkan bahwa pengisian BBM telah dilakukan sesuai nominal pembayaran dengan total pengisian tercatat sekitar 42 liter Pertalite,” jelasnya.

Kata Kasat, mengatakan sebelum kedatangan personel Polresta Manado, tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan UPTD Metrologi bersama pihak Pertamina Manado telah lebih dahulu melakukan pengujian terhadap dispenser BBM di SPBU tersebut.

“Hasil pengecekan menunjukkan alat ukur dan takaran BBM masih dalam kondisi normal serta sesuai standar tera yang berlaku,” tandasnya.

Dia menambahkan selain melakukan pemeriksaan terhadap pengawas SPBU, personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam juga melakukan pengumpulan bahan keterangan di sekitar lokasi untuk memastikan fakta di lapangan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas akibat viralnya informasi tersebut.

Pengawas SPBU yang dimintai keterangan diketahui bernama Adrianto Lahati (30), warga Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aparat belum menemukan adanya indikasi kecurangan maupun manipulasi meteran pengisian BBM di SPBU Gunung Potong. Situasi di lokasi hingga saat ini dilaporkan aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar tetap bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan mengedepankan klarifikasi fakta sebelum menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Ferdi Guhuhuku)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved