Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penikaman Mat Ular

Teman Masa Kecil di Dendengan Luar Manado Sebut Mat Ular Pekerja Keras dan Rajin Beribadah

"Orang tuanya memang dari Kairagi, tapi dia sudah tumbuh dan besar di sini," ujar Adi ketika ditemui, Kamis (7/5/2026).

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
RUMAH - Tempat tinggal Mat Ular di Lingkungan 2 Dendengan Luar, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (7/5/2026). Hingga kini ia masih dirawat di rumah sakit. 

Ringkasan Berita:
  • Lelaki bernama asli Muhammad Chalim ini berdomisili di Lingkungan 2 Dendengan Luar.
  • Mat Ular tumbuh di Lingkungan 2 Dendengan Luar.
  • Di mata warga, Mat Ular dikenal sebagai sosok pekerja keras. 

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Seorang mantan preman di Kota Manado bernama Mat Ular menjadi korban penikaman.

Peristiwa itu terjadi di Lorong Anoa, Kelurahan Teling Bawah, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu.

Lelaki bernama asli Muhammad Chalim ini berdomisili di Lingkungan 2 Dendengan Luar, Kecamatan Paal Dua.

Tetangga sekaligus teman masa kecilnya, Adi Maringka (41), mengatakan Mat Ular tumbuh di Lingkungan 2 Dendengan Luar.

Namun, ia memiliki julukan sebagai Preman Kairagi.

"Orang tuanya memang dari Kairagi, tapi dia sudah tumbuh dan besar di sini," ujar Adi ketika ditemui, Kamis (7/5/2026).

Di mata warga, Mat Ular dikenal sebagai sosok pekerja keras. 

Meski Adi mengaku tidak mengetahui pasti bidang pekerjaan korban, namun ia menyebut Mat bekerja dan dikenal aktif membantu berbagai pekerjaan di lingkungan sekitar.

Selain itu, korban juga diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak yang masih bersekolah.

“Anaknya setahu saya tiga, masih ada yang sekolah,” ungkap Adi.

Ia juga membenarkan bahwa Mat Ular adalah preman yang sudah bertaubat.

PERAWATAN - Mat Ular Alami 6 Tusukan Akibat Penikaman, Dirawat Intensif Pakai Oksigen hingga Selang di Rusuk
PERAWATAN - Mat Ular Alami 6 Tusukan Akibat Penikaman, Dirawat Intensif Pakai Oksigen hingga Selang di Rusuk (Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw)

Ia aktif di masjid dan sesekali masih aktif di jemaah tabligh.

"Tapi karena dia kan sudah bekerja jadi mungkin tidak seaktif dulu," tutur Adi.

Kronologi

Kasus penikaman terjadi di Lorong Anoa Teling Bawah, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (5/5/2026) malam.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved