Haji 2026
Kakanwil Kemenhaj dan Umrah Sulut Tekankan Pelayanan Maksimal bagi Jemaah di Asrama Haji
“Tidak boleh ada panitia yang tidak ramah. Kalau ada yang tidak melayani dengan baik, silakan laporkan ke saya, hari ini juga akan saya pulangkan,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulut menegaskan komitmennya.
- Seluruh panitia telah diinstruksikan untuk melayani jemaah dengan sepenuh hati.
- Tidak ada toleransi jika ada pelayanan yang buruk dari panitia.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Seluruh jemaah calon haji (JCH) asal Sulawesi Utara telah masuk ke Asrama Haji Tuminting, Kota Manado, dan siap menjalani tahapan akhir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulut menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik selama masa persiapan ini.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulut, Wahyudin Ukoli, mengatakan seluruh panitia telah diinstruksikan untuk melayani jemaah dengan sepenuh hati, bahkan memperlakukan mereka seperti keluarga sendiri.
“Kami berkomitmen melayani jemaah dengan setulus-tulusnya. Saya sudah sampaikan dalam apel siaga dan apel pagi agar panitia benar-benar melayani jemaah, anggap mereka seperti orang tua dan keluarga kita,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Ia juga menegaskan tidak akan mentoleransi pelayanan yang buruk dari panitia.
Jika ditemukan adanya petugas yang tidak melayani dengan baik, ia meminta jemaah untuk segera melapor.
“Tidak boleh ada panitia yang tidak ramah. Kalau ada yang tidak melayani dengan baik, silakan laporkan ke saya, hari ini juga akan saya pulangkan,” tegasnya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lansia, disabilitas, dan perempuan, sejalan dengan tema penyelenggaraan haji tahun ini yakni “Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas”.
Selain pelayanan, pihaknya juga memastikan jemaah dapat beristirahat secara maksimal selama berada di asrama.
Kegiatan di asrama kini dibuat lebih sederhana agar tidak menguras energi jemaah.
“Sekarang tidak banyak kegiatan seperti sebelumnya. Kami ingin waktu yang singkat ini benar-benar dimanfaatkan jemaah untuk istirahat,” katanya.
Sebagai inovasi, Kemenhaj dan Umrah Sulut memanfaatkan fasilitas televisi di setiap kamar untuk memberikan edukasi kepada jemaah tanpa harus mengumpulkan mereka dalam kegiatan tatap muka.
“Kalau dulu televisi hanya digunakan untuk hiburan, sekarang kami isi dengan materi manasik, edukasi selama di pesawat, dan informasi penting lainnya. Jadi jemaah bisa belajar sambil beristirahat,” jelasnya.
Pembekalan manasik haji secara langsung telah dimaksimalkan sebelumnya, sehingga di asrama fokus utama adalah menjaga kondisi fisik jemaah.
Baca juga: 146 Jemaah Calon Haji Wilayah Kerja Manado Siap Diberangkatkan, Mayoritas dalam Kondisi Sehat
Baca juga: Jemaah Haji Sulut Mulai Masuk Asrama Haji Tuminting, Siap Diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan
“Kami berharap seluruh jemaah bisa dalam kondisi prima saat berangkat dan menjalankan ibadah dengan lancar,” pungkasnya.(*)
| 146 Jemaah Calon Haji Wilayah Kerja Manado Siap Diberangkatkan, Mayoritas dalam Kondisi Sehat |
|
|---|
| Jemaah Haji Sulut Mulai Masuk Asrama Haji Tuminting, Siap Diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan |
|
|---|
| Cerita JCH Asal Bitung Sulawesi Utara, Dampingi Ayah Berhaji di Usia 80 Tahun |
|
|---|
| Doa dan Air Mata Lepas 125 Calon Haji Manado, Pemkot Beri Tali Asih Rp 1 Juta Per Orang |
|
|---|
| Haji 2026 Prioritaskan Lansia, Sulawesi Utara Kebagian 20 Kursi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kakanwil-Kementerian-Haji-dan-Umrah-Sulut-Wahyudin-Ukoli-mengatakan-seluruh.jpg)