Menteri Pertanian di Manado
Sidak Mentan di Manado, Bongkar Dugaan Permainan Nakal Bibit Kelapa: Data Disunat, Ancam Pecat Oknum
Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik dalam berbagai program dan proyek di sektor pertanian.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Amran menyoroti praktik “setor fee” oleh oknum dalam program pertanian dan berkomitmen memberantasnya.
- Sidak menemukan kejanggalan bibit: kualitas buruk dan data tak sinkron (44 ribu vs 17 ribu).
- Oknum terancam dipecat, kasus diminta diusut aparat, serta perbaikan menyeluruh langsung diperintahkan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali menegaskan perang terhadap praktik nakal di sektor pertanian.
Usai sidak di Manado, ia mengungkap dugaan permainan oknum yang merugikan negara dan petani.
Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik dalam berbagai program dan proyek di sektor pertanian.
Baca juga: Buntut Sidak Mentan di Bengkol Manado, Sejumlah Oknum Pegawai Kementerian di Sulut Terancam Sanksi
Dalam keterangannya, Amran menyoroti masih adanya oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan meminta imbalan atau fee dari kegiatan yang seharusnya murni untuk kepentingan petani dan pembangunan pertanian.
Ancam Pecat Oknum
Sanksi dipastikan bakal dijatuhkan para personel Kementerian Pertanian di Sulut.
Hal ini buntut dari temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan melakukan sidak di kebun bibit kelapa CV Angin Utara di Desa l Raya Bengkol, Bengkol, Kec. Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (1/5/2026).
"Itu di internal saya nanti," katanya.
Ia mengaku telah menegur Petugas Penyuluh Lapangan.
Keterangan mereka, beber dia, pihaknya sudah menegur soal rumput dan kondisi. Tapi pelanggaran tetap terjadi.
Ia mengaku kecewa dengan Balai Riset dan Direkturnya yang tidak pernah turun lokasi.
"Kalau ada yang menyimpang, saya pecat, bukan mutasi atau peringatan, tapi saya pecat," kata dia.
Menurutnya, hal ini sudah sering mereka lakukan pada pegawai yang melakukan pelanggaran.
Ungkap Andi, ia pernah mengirim seorang direktur ke penjara.
"Saya juga minta pengembalian dana 27 M yang diselewengkan," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SIDAK-Menteri-Pertanian-Andi-Amran-Sulaiman-saat-melakukan-melakukan-sidak.jpg)