Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RSUP Kandou

Buka Workshop PPI bagi Tenaga Alih Daya, Ini Pesan Direktur Utama RSUP Kandou Manado

 Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, membuka Workshop.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/RS Kandouw
RS KANDOU - Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, membuka Workshop Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bagi pegawai tenaga alih daya. Kegiatan yang dipusatkan di aula lantai 2 RS Kandou, Manado, Sulawesi Utara, dihadiri puluhan peserta, Rabu (30/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, membuka Workshop Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bagi pegawai tenaga alih daya.
  • Kegiatan yang dipusatkan di aula lantai 2 RS Kandou, dihadiri puluhan peserta, Rabu (30/4/2026).
  • Dalam sambutannya, Prof. Starry menegaskan pentingnya penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang mengedepankan aspek keselamatan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, membuka Workshop Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bagi pegawai tenaga alih daya.

Kegiatan yang dipusatkan di aula lantai 2 RS Kandou, Manado, Sulawesi Utara, dihadiri puluhan peserta, Rabu (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Starry menegaskan pentingnya penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang mengedepankan aspek keselamatan, tanpa diskriminasi, efektif, serta berorientasi pada kepentingan pasien.

Starry menyebut, rumah sakit merupakan salah satu tempat dengan risiko tinggi terhadap penyebaran infeksi. 

Karena itu, seluruh elemen yang bekerja di dalamnya wajib mematuhi protokol keselamatan dan standar PPI yang telah ditetapkan.

“Lingkungan rumah sakit memiliki potensi besar dalam penyebaran kuman. Kepatuhan terhadap protokol keselamatan menjadi kunci utama dalam melindungi pasien maupun petugas," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian infeksi bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga seluruh staf, termasuk tenaga alih daya.

“Semua pihak memiliki peran dalam memutus rantai penularan infeksi di rumah sakit," tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui workshop seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

“Keselamatan pasien adalah prioritas utama. Untuk itu, semua pihak harus memiliki pengetahuan dan kesadaran yang sama dalam menerapkan prinsip-prinsip PPI,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan dalam menerapkan prinsip-prinsip PPI di tempat kerja, guna mendukung terciptanya layanan kesehatan yang aman dan berkualitas.

Kegiatan ini turut dihadiri dan didampingi oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, dr. Yune Laukati, MARS. (Adv)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved