Pemkot Manado
Dikawal Wawali Richard Sualang, Manado Siap Jadi Daerah Percontohan Nasional Bansos Digital
Wawali Richard Sualang komitmen sukseskan program nasional digitalisasi bansos.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Dewangga Ardhiananta
Ringkasan Berita:
- Wawali Richard Sualang komitmen sukseskan program nasional digitalisasi bansos
- Peran penting Kota Manado sebagai salah satu dari 41 daerah percontohan nasional dalam implementasi program ini
- Bangga atas terpilihnya Manado sebagai daerah percontohan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Wali (Wawali) Kota Manado Richard Sualang, menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program nasional digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Hal ini terlihat saat ia turun langsung memimpin sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar di Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (17/4/2026).
Kehadiran Sualang di tengah-tengah masyarakat menegaskan peran penting Kota Manado sebagai salah satu dari 41 daerah percontohan nasional dalam implementasi program ini.
Suasana sosialisasi terasa cair dan hangat dengan kehadiran Richard Sualang.
Ia tidak hanya memberikan sambutan formal, tetapi juga menunjukkan kepeduliannya dengan berdialog langsung bersama wargayang hadir.
Ia mendengarkan aspirasi serta tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus memberikan motivasi agar program digitalisasi ini dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Sualang menutup kegiatan dengan melakukan peninjauan langsung proses aktivasi IKD.
Ia berinteraksi akrab dengan petugas Disdukcapil dan warga yang sedang melakukan pendaftaran melalui aplikasi.
Momen ini dimanfaatkan Wawali Richard untuk melihat langsung bagaimana teknologi ini diterapkan dan memastikan kendala teknis dapat diminimalisir.
Ia bahkan tidak segan membantu beberapa warga yang tampak kesulitan menggunakan aplikasi, menunjukkan sisi humanis dan kedekatannya sebagai pemimpin daerah.
Dalam arahannya, dr. Richard Sualang menekankan bahwa digitalisasi bansos bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah langkah strategis untuk mewujudkan transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pemerintah.
“Penyaluran bantuan sosial kini dilakukan secara digital, yang tentu berkaitan erat dengan aplikasi, internet, dan yang paling utama adalah data. Tujuannya jelas, yakni memperlancar penyaluran serta memastikan keadilan bagi masyarakat yang benar-benar berhak,” tegas Sualang, di hadapan jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan perwakilan dinas terkait.
Sualang juga mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Manado sebagai daerah percontohan.
“Di Sulawesi Utara, baru Kota Manado yang menjadi percontohan. Ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama,” imbuhnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal program ini, Sualang memaparkan rencana strategis Pemerintah Kota Manado.
| Suasana di Pemkot Manado saat ASN WFH, Parkiran Sepi, Damkar Tetap Berjaga |
|
|---|
| Jawaban Diskominfo Manado Soal Anggaran Influencer dan Medsos Booster Capai Rp1 M, Tuai Sorotan |
|
|---|
| Anggaran Untuk Influencer dan Medsos Booster Capai 1 Miliar, Ini Penjelasan Kominfo Manado |
|
|---|
| Sanksi Untuk Siswa dan Guru di Manado yang Langgar Aturan Penggunaan Gawai di Sekolah, Akan Ada CCTV |
|
|---|
| Luncurkan Mapalus Mart, Ini Kata Wawali Manado Richard Sualang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Richard-Sualang-komitmen-menyukseskan-program-nasional-digitalisasi-bantuan-sosial.jpg)