Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Kopra di Manado

Petani di Manado Khawatir Harga Kopra Terus Merosot, Terkini Rp16 Ribu Per Kilogram

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan petani kelapa yang menggantungkan penghasilan dari komoditas kopra.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw
HARGA - Potret Kopra di satu gudang area Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut beberapa waktu lalu. Harga kopra Rp16.000 per kilogram 

Ringkasan Berita:1. Harga kopra di Manado Sulawesi Utara mengalami perubahan lagi.
 
2. Harga terbaru kopra yang terpantau di Calaca Rp16.000 ribu per kilogram. 
 
3. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan petani kelapa yang menggantungkan penghasilan dari komoditas kopra.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Harga kopra di Manado Sulawesi Utara mengalami perubahan lagi.

Kali ini kurang menyengkan untuk petani.

Harga terbaru kopra yang terpantau di Calaca Rp16.000 ribu per kilogram. 

Baca juga: Harga Kopra di Manado Turun jadi Rp16 Ribu per Kilogram, Petani Khawatir Terus Anjlok

Atau mengalami penurunan, sebab harga kopra sebelumnya berkisar Rp 17.100 per kilogram.

Harga ini berdasarkan yang disampaikan pemilik gudang di Calaca jalan Nusantara No.17, Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado bernama Ida.

“Kini turun Rp 16.000 ribu per kilogram,” tutur Ida saat dikonfirmasi, via telepon, Kamis (16/4/2026).

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan petani kelapa yang menggantungkan penghasilan dari komoditas kopra.

Sejumlah petani mengaku penurunan harga sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. 

Mereka khawatir tren ini akan terus berlanjut dan berdampak langsung pada pendapatan serta kesejahteraan keluarga.

“Sekarang harga sudah Rp16 ribu per kilo. Kami takut kalau terus turun, karena biaya produksi juga tidak sedikit,” ujar Respi salah satu petani di Bailang Manado.

Menurutnya , selain harga jual yang melemah, mereka juga harus menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca yang tidak menentu dan biaya pengolahan kopra yang terus meningkat. 

“Harga panjat kelapa sudah naik, jadi banyak sekali pengeluaran,” jelasnya.

Dia pun berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menstabilkan harga kopra, baik melalui kebijakan penyangga harga maupun dukungan terhadap rantai distribusi dan pemasaran.

“Cari solusi karena takut harga bisa merosot hingga Rp10 ribu per kilogram,” pungkasnya.

Harga yang ada saat ini dianggap sudah cukup, dan pertani sangat berharap agar harga kopra masih tersus bertahan. 

Bahkan jika bisa kembali mengalami kenaikan.(FER)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved