Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Manado

Luncurkan Mapalus Mart, Ini Kata Wawali Manado Richard Sualang

​Lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), aplikasi ini hadir sebagai senjata baru bagi pelaku IKM dan UMKM untuk naik kelas.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Kominfo Manado/Kominfo Manado
PEMKOT MANADO - Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Itulah semangat yang dibawa Pemerintah Kota Manado saat meluncurkan platform Mapalus Mart di Grand Puri Hotel, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (16/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. 
  • Itulah semangat yang dibawa Pemerintah Kota Manado saat meluncurkan platform Mapalus Mart di Grand Puri Hotel, Kamis (16/4/2026).
  • ​Lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), aplikasi ini hadir sebagai senjata baru bagi pelaku IKM dan UMKM untuk naik kelas. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. 

Itulah semangat yang dibawa Pemerintah Kota Manado saat meluncurkan platform Mapalus Mart di Grand Puri Hotel, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (16/4/2026).

​Lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), aplikasi ini hadir sebagai senjata baru bagi pelaku IKM dan UMKM untuk naik kelas. 

Agenda ini menjadi langkah konkret Pemkot untuk membumikan produk dalam negeri di ekosistem digital.
​Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa pelaku usaha adalah napas dari program ini. 

Didampingi Asisten II Atto Bulo dan Kadisperindag Hendrik Warokka, Sualang menyebut Mapalus Mart sebagai jembatan kesejahteraan.

​"Bapak dan Ibu adalah subjek sekaligus objek. Mapalus Mart dirancang agar produk lokal kita lebih mudah menembus pasar. Ini semua demi kemajuan ekonomi masyarakat Manado," tegas Sualang.

​Sualang juga mengungkapkan bahwa platform ini telah dilaporkan ke Kementerian Perdagangan dan merupakan buah diskusi intens dengan Wali Kota Andrei Angouw.

"Ini jawaban nyata atas permintaan pasar yang terus berubah. Kita bertransformasi," tambahnya.

​Transparan dan Terukur

Sisi teknis pun tak kalah menarik. Kadisperindag Hendrik Warokka menjelaskan bahwa Mapalus Mart bukan sekadar tempat jualan.

Di baliknya, ada algoritma yang memastikan setiap transaksi berjalan transparan dan akuntabel.

​Dampaknya? Tak main-main bagi PAD. "Sistemnya terukur. Nantinya, setiap belanja ASN Pemkot Manado diarahkan ke produk UMKM lokal melalui aplikasi ini.

Semua terdata, sehingga kontribusinya terhadap ekonomi daerah sangat nyata," jelas Warokka optimistis. (Art) 

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved