Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian

Renungan Harian Kristen Hari Ini Kamis 16 April 2026, 1 Petrus 1:8–9

Berikut ini merupakan renungan harian Kristen hari ini Kamis 16 April 2026. Pembacaan Alkitab terdapat di 1 Petrus 1:8–9.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Ventrico Nonutu
RENUNGAN HARIAN - Foto ilustrasi. Berikut renungan harian Kristen hari ini Kamis 16 April 2026. Pembacaan Alkitab terdapat di 1 Petrus 1:8–9. 

Ringkasan Berita:
  • Renungan harian hari ini Kamis 16 April 2026.
  • Bacaan Alkitab 1 Petrus 1:8–9.
  • Tema khotbah yakni Tidak Melihat Tapi Percaya.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini merupakan renungan harian Kristen hari ini Kamis 16 April 2026.

Pembacaan Alkitab terdapat di 1 Petrus 1:8–9.

(8) Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, 

(9) karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. 

Khotbah:

TIDAK MELIHAT TAPI PERCAYA

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dewasa ini ada banyak orang hanya percaya kepada hal-hal yang dapat dilihat dan dibuktikan secara langsung.

Hal yang sama juga dapat kita lihat dalam Alkitab manakala Tomas yang adalah salah seorang murid Tuhan belum percaya kepada Yesus yang bangkit jika ia tidak melihat dengan mata kepala sendiri.

Kisah itulah yang diceritakan dalam Yohanes 20:25 “Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”.

Bagian ini menjelaskan bagaimana kebenaran itu harus dibuktikan melalui kesaksian secara fisik, melihat dengan mata kepala sendiri.

Firman Tuhan saat ini, menuntun kita pada mengenal kebenaran yang jauh lebih dalam, yakni tentang iman kepada Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juruselamat sekalipun tidak pernah melihat-Nya secara langsung.

Bagi rasul Petrus inilah iman yang sejati, yang bukan didasarkan pada pengalaman fisik semata, tetapi menjadi percaya melalui pengenalan akan Yesus Kristus sebagai Tuhan melalui Firman-Nya dan karya-karya-Nya yang besar dalam Roh-Nya Yang Kudus.

Ini menjadi penting dan sebagai sumber kekuatan bagi jemaat di tengah penderitaan dan penganiayaan, yang menghasilkan sukacita yang mulia dan tak terkatakan.

Sukacita adalah tertuju pada keselamatan yang kekal sebagaimana yang telah dikerjakan Yesus Kristus.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved