Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Manado

Potret Jalan Rusak di Ring Road Manado yang Dikeluhkan Warga dan Pengendara: Sering Macet di Sini

Selain itu, kerusakan tersebut kerap memicu kemacetan, khususnya pada waktu-waktu padat seperti pagi dan sore hari.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Isvara Savitri
JALAN RUSAK - Jalan rusak di Ring Road, Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/4/2026). Warga sekitar hingga pengendara mengeluh. Selain itu, kerusakan tersebut kerap memicu kemacetan, khususnya pada waktu-waktu padat seperti pagi dan sore hari. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan rusak di kawasan Ring Road Manado dikeluhkan warga dan pengendara karena membahayakan serta mengganggu kenyamanan berkendara.
  • Kerusakan sudah lama terjadi dan perbaikan yang dilakukan hanya sementara, sementara lalu lintas padat dan kendaraan besar mempercepat kerusakan.
  • Kondisi jalan yang rusak menyebabkan kemacetan, terutama di jam sibuk dan di titik putar balik kendaraan, sehingga warga berharap segera diperbaiki.

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kerusakan jalan di kawasan Ring Road Manado, Manado, Sulawesi Utara, menjadi sorotan karena banyak dikeluhkan oleh warga setempat maupun para pengendara yang melintas.

Ring Road Manado adalah jalan lingkar yang terhubung dengan akses menuju Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi.

Jaraknya sekitar 15-20 km tergantung titik di Ring Road.

Waktu tempuh kurang lebih 25- 40 menit dalam kondisi normal

Ring Road juga menjadi penghubung ke pusat aktivitas kota seperti kawasan bisnis dan pemerintahan di pusat Manado.

Jaraknya sekitar 5-10 km.

Waktu tempuh sekitar 10- 25 menit. 

Sementara bagian jalan yang rusak berada di sekitar deretan kios penjual BBM, tepatnya di persimpangan Ring Road dengan Jalan Mangga, Kelurahan Tingkulu.

Kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata ini tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain itu, kerusakan tersebut kerap memicu kemacetan, khususnya pada waktu-waktu padat seperti pagi dan sore hari.

Salah satu warga, Putri, mengatakan bahwa kerusakan di titik tersebut sudah terjadi sejak lama.

Ia menilai perbaikan yang dilakukan sejauh ini belum permanen karena hanya bersifat tambal sulam.

"Sudah beberapa kali tambal sulam juga, tapi rusak lagi dan rusak lagi. Mungkin memang butuh perawatan rutin,” ujar Putri, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, jalan yang sudah diperbaiki sering kembali rusak dalam waktu singkat, sehingga diperlukan penanganan yang lebih rutin dan menyeluruh.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya arus kendaraan menjadi faktor utama cepatnya kerusakan jalan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved