Paskah di Sangihe
GMIST Maranatha Tahuna Ibadah Paskah Subuh di Ruang Terbuka, Bupati Sangihe Michael Thungari Hadir
Ibadah yang dilaksanakan di ruang terbuka ini turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai ibadah Paskah yang digelar GMIST Jemaat Maranatha Tahuna2. Ibadah yang dilaksanakan di ruang terbuka ini turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Ketua TP PKK Cherry Thungari Soeyoenus.3. Perayaan Paskah dipimpin Ketua MPJ GMIST Maranatha Tahuna, Pdt. Gritha Dumaili Luase, M.Th, didampingi sejumlah pelayan jemaat.
TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE – Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai ibadah Paskah yang digelar GMIST Jemaat Maranatha Tahuna di kawasan Boulevard Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara Minggu (5/4/2026) subuh.
Ibadah yang dilaksanakan di ruang terbuka ini turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Ketua TP PKK Cherry Thungari Soeyoenus.
Perayaan Paskah dipimpin Ketua MPJ GMIST Maranatha Tahuna, Pdt. Gritha Dumaili Luase, M.Th, didampingi sejumlah pelayan jemaat.
Baca juga: Gelar Pengucapan Syukur di Momen Paskah 2026, Warga Padati Desa Kawatak Minahasa
Dalam khotbahnya, Pdt. Gritha mengawali dengan pembacaan Injil Lukas 24:1-12, yang mengisahkan kebangkitan Yesus Kristus.
Ia menuturkan bagaimana para perempuan yang datang ke kubur menemukan bahwa batu telah terguling dan tubuh Yesus tidak lagi berada di dalamnya, sebagai tanda kemenangan atas maut.
Sementara itu, Bupati Michael Thungari mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Jemaat Maranatha Tahuna.
Ia menyebut jemaat tersebut sebagai “tetangga sendiri”, mengingat dirinya bersama keluarga pernah tinggal di kawasan Boulevard sejak 2016 hingga 2024.
“Saya sering mendengar ada ibadah subuh di Boulevard, dan hari ini akhirnya saya bersama istri bisa ikut merayakan Paskah di tempat ini,” ujarnya.
Dengan gaya santai yang mengundang tawa jemaat, ia juga berbagi pengalaman soal tantangan bangun pagi untuk mengikuti ibadah subuh, terlebih saat cuaca kurang bersahabat.
Namun demikian, ia menekankan bahwa semangat kebangkitan Kristus harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dipahami sebagai peristiwa iman semata.
“Makna Paskah adalah harapan baru dan sukacita besar. Kebangkitan Kristus harus mendorong kita untuk hidup dalam ketaatan, bertumbuh dalam iman, serta melayani sesama dengan tulus,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi cara Jemaat GMIST Maranatha Tahuna merayakan Paskah di ruang terbuka yang dinilainya mampu mempererat kebersamaan umat.
Dalam kesempatan tersebut, Michael turut mengajak masyarakat untuk bersyukur atas perlindungan Tuhan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang tetap aman meski sempat diguncang gempa berkekuatan besar beberapa waktu lalu.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bersyukur dan memperkuat iman,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, ia atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh jemaat.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| BMKG Sulawesi Utara Deteksi Gempa Bumi di Bitung, Terjadi Pukul 14:38:47 WITA |
|
|---|
| 3 Fakta Kasus Penganiayaan Warga Jemaat terhadap Pendeta di Sangihe: Kepala Istri Bengkak |
|
|---|
| Momen Bahagia Atlet Voli Asal Sulut Syelomitha Wongkar: Sidi dan Perjamuan Pertama Jumat Agung |
|
|---|
| Motif ASN Warga Jemaat di Sangihe Aniaya Pendeta: Korban Tolak Ikut Kegiatan Pencarian Dana |
|
|---|
| Breaking News: Pendeta di Sangihe Diduga Dianiaya Warga Jemaat Berstatus ASN, Istri Alami Luka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ibadah-Paskah-GMIST-Jemaat-Maranatha-Tahuna.jpg)