Dampak Gempa Sulut
Gempa 7,6 SR di Bitung Berpotensi Tsunami, Gubernur YSK Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan pasca gempa bumi kuat
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan pasca gempa bumi kuat2. Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).3. Pemprov Sulut juga membuka ruang pelaporan bagi masyarakat jika terjadi hal-hal darurat di wilayah masing-masing.
TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan pasca gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Sulut, Kamis (2/4/2026) pagi.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Masyarakat tetap tenang dan waspada, terutama yang berada di pesisir pantai, karena berdasarkan data BMKG ada beberapa wilayah yang berpotensi,” ujar Gubernur YSK.
Baca juga: Gempa Bumi 7.6 SR Terjadi di Bitung Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Ia menegaskan warga diminta menghindari aktivitas di laut maupun di pinggiran pantai hingga situasi benar-benar dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
“Harus waspada, hindari aktivitas di laut termasuk di pinggiran pantai,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulut, lanjut YSK, akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk penanganan pasca gempa sesuai dengan prosedur tetap (SOP) yang berlaku.
“Kita akan melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait pasca gempa ini sesuai SOP yang ada,” katanya.
Selain itu, Pemprov Sulut juga membuka ruang pelaporan bagi masyarakat jika terjadi hal-hal darurat di wilayah masing-masing.
“Jika ada kejadian di wilayah, segera dilaporkan,” tambahnya.
Sementara itu, BMKG melaporkan gempa bumi terjadi pada pukul 05.48.16 WIB dengan magnitudo 7,6 dan kedalaman 62 kilometer.
Pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dan dinyatakan berpotensi tsunami.
Guncangan gempa turut dirasakan cukup kuat di Manado. Sejumlah warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Getarannya kuat sekali, kami langsung keluar rumah bersama keluarga. Sekarang hanya bisa berharap perlindungan Tuhan,” ujar Ivan, warga Manado.
Suasana di sejumlah wilayah dilaporkan sempat mencekam. Warga memilih berkumpul di tempat terbuka sambil memantau informasi terbaru dari BMKG.
Di kawasan Bumi Beringin, warga juga mengaku kaget karena gempa terjadi secara tiba-tiba.
| BMKG Catat Terjadi 1241 Gempa Susulan Hingga Selasa 7 April 2026, Dampak Magnitudo 7,6 Guncang Sulut |
|
|---|
| Pascagempa M 7,3 Ribuan Gempa Susulan Guncang Laut Malut, BMKG Sulut: Terbaru Berkekuatan M 4,4 |
|
|---|
| Maluku Utara Diguncang Gempa Magnitudo 4,4, BMKG Sulut: Susulan dari Gempa Magnitudo 7,3 |
|
|---|
| Update BNPB: Puluhan Bangunan Rusak dan Satu Korban Jiwa Akibat Gempa M 7,6 di Sulut-Malut |
|
|---|
| Data Kerusakan akibat Bencana Gempa Magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Gubernur-Sulut-awergsertgw.jpg)