Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pantai Karangria Manado

Pantai Karangria Manado Jadi Lokasi Terapi Penyakit, Manjur Obati Stroke

Joni warga sekitar mengaku pantai itu memang jadi lokasi terapi penyakit. 

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Arthur_Rompis
TERAPI: Suasana Pantai Karangria Manado, Sulawesi Utara, Rabu (25/3/2026). Tempat terapi penderita stroke 
Ringkasan Berita:1.Pantai Karangria Manado, Sulawesi Utara masih jadi pilihan warga untuk berlibur.
 
2.Joni warga sekitar mengaku pantai itu memang jadi lokasi terapi penyakit. 
 
3.Banyak warga yang bersaksi sembuh dari stroke setelah rutin berendam di pantai itu.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Pantai Karangria Manado, Sulawesi Utara masih jadi pilihan warga untuk berlibur.

Jaraknya tak jauh dari pusat Kota Manado, hanya beberapa kilometer saja.

Pantai tersebut kini sudah bersih dari tumpukan sampah.

Baca juga: Usai Libur Lebaran, Pantai Karangria Manado Ramai Pengunjung, Ada yang Datang untuk Terapi Penyakit

Warga terlihat sangat menikmati keindahan pantai.

Pantai ini memang dikenal sebagai lokasi terapi aneka penyakit. 

Satu di antaranya stroke. 

Banyak warga yang bersaksi sembuh dari stroke setelah rutin berendam di pantai itu. 

Amatan Tribunmanado Rabu (25/3/2026) siang, pantai itu ramai pengunjung. 

Mayoritas adalah orang tua.

Ada yang berenang sendirian. 

Ada pula yang berendam dengan pengawasan keluarga. 

Pengunjung terus berdatangan.

Seorang pria tua berjalan terseok seok dengan berpegang pada cucunya. 

Seorang pria menyusul di belakang kedua orang itu. 

Ia membawa sebuah kursi roda. 

Tak lama kemudian, tiba seorang wanita tua yang dibopong anaknya. 

Wanita ini lantas dibawa ke laut. 

Di sana ia direndam.

Sang anak berupaya menggerakkan tubuh ibunya di dalam air. 

Rupanya si ibu baru sekali jalani terapi di pantai itu. 

"Sudah struk setahun, tapi baru kali ini kemari, ada teman yang suruh ke mari," katanya. 

Ita warga lainnya berjalan setelah hampir seharian berendam. 

Langkahnya mantap.

Tak tampak bilamana ia menderita stroke. 

"Tadinya kaki kiri saya sukar digerakkan, tapi anda bisa lihat saat ini, sudah kuat," katanya. 

Ia bercerita sewaktu kena stroke, hidupnya seolah kiamat. 

Namun ada seorang teman yang menyarankannya untuk terapi di pantai itu. 

"Saya coba dan ternyata manjur, asalkan rutin," kata dia. 

Ia mengaku sudah "pasien" tetap pantai tersebut. 

Sepekan dua kali ia berendam disana. 

Joni warga sekitar mengaku pantai itu memang jadi lokasi terapi penyakit. 

"Dan untuk stroke, banyak yang mengaku sembuh," kata dia. 

Khasiat pantai itu sama sekali tak diduganya. 

Bertahun tahun ia tinggal di dekat pantai itu dan selama ini seperti tak ada yang istimewa. 

"Eh belakangan ini muncul kabar tentang terapi ini, dan semenjak itu banyak warga yang datang kemari, bukan hanya dari Manado, tapi juga dari luar Manado," katanya. (ART) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved