Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri 2026

Hari Kedua Idul Fitri di Kota Manado, Pasiar Lebaran Masih Berlanjut

Hari kedua Idul Fitri di kota Manado tetap semarak, Minggu (22/3/2026). Tradisi pesiar masih berlangsung. 

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Glendi Manengal
Tribun Manado/Arthur_Rompis
IDUL FITRI - Suasana idul fitri Kampung Arab Manado, Sulawesi Utara, Minggu (22/3/2026). Hari kedua lebaran, pasiar ke rumah warga muslim masih berlangsung. 

Bahkan tumbuh subur. 

Seperti agama Islam.

Di momen Idul Fitri, sejumlah tradisi umat Muslim mencuat dan dirayakan semua warga Manado

Berikut tiga tradisi umat Muslim Manado saat lebaran. 

Baca juga: Hari Kedua Idul Fitri 1447 H, Bupati dan Wabup Bolsel Ziarah ke Makam Mendiang Herson Mayulu

1. Tradisi Iwadh

Kampung Arab Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) punya tradisi lebaran unik.

Namanya Iwadh. Iwadh merupakan tradisi unik yang dipercaya ada sejak awal kemerdekaan Indonesia.

Pada lebaran tahun 2026, Iwadh kembali digelar. Iwadh digelar pada hari kedua Idul Fitri

Amatan Tribun manado, Minggu (22/3/2026), kampung Arab dipadati warga. 

Kerumunan ada di mana mana. Warga kampung Arab berbaur dengan para tetamu. 

Iwadh dilakukan dengan mengunjungi setiap rumah dengan musik hadroh. 

Tuan rumah akan didoakan. 

Setelah itu, pelaku Iwadh diajak makan. 

Sebanyak ratusan rumah akan dikunjungi peserta Iwadh. 

Makna Iwadh adalah saling berkunjung untuk silaturahmi dan saling memaafkan.

Iwadh selama ini jadi ajang silaturahmi antara turunan Arab di Manado.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved