Idul Fitri 2026
Hari Kedua Idul Fitri di Kota Manado, Pasiar Lebaran Masih Berlanjut
Hari kedua Idul Fitri di kota Manado tetap semarak, Minggu (22/3/2026). Tradisi pesiar masih berlangsung.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Glendi Manengal
Bahkan tumbuh subur.
Seperti agama Islam.
Di momen Idul Fitri, sejumlah tradisi umat Muslim mencuat dan dirayakan semua warga Manado.
Berikut tiga tradisi umat Muslim Manado saat lebaran.
Baca juga: Hari Kedua Idul Fitri 1447 H, Bupati dan Wabup Bolsel Ziarah ke Makam Mendiang Herson Mayulu
1. Tradisi Iwadh
Kampung Arab Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) punya tradisi lebaran unik.
Namanya Iwadh. Iwadh merupakan tradisi unik yang dipercaya ada sejak awal kemerdekaan Indonesia.
Pada lebaran tahun 2026, Iwadh kembali digelar. Iwadh digelar pada hari kedua Idul Fitri.
Amatan Tribun manado, Minggu (22/3/2026), kampung Arab dipadati warga.
Kerumunan ada di mana mana. Warga kampung Arab berbaur dengan para tetamu.
Iwadh dilakukan dengan mengunjungi setiap rumah dengan musik hadroh.
Tuan rumah akan didoakan.
Setelah itu, pelaku Iwadh diajak makan.
Sebanyak ratusan rumah akan dikunjungi peserta Iwadh.
Makna Iwadh adalah saling berkunjung untuk silaturahmi dan saling memaafkan.
Iwadh selama ini jadi ajang silaturahmi antara turunan Arab di Manado.
| Arus Balik Pasca-Lebaran di Terminal Malalayang Manado Meningkat, Penumpang Tiba Tembus 658 Orang |
|
|---|
| Penumpang Arus Balik Lebaran Mulai Meningkat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Warga ke Tempat Kerja |
|
|---|
| Hari Terakhir Libur Lebaran 1447 H, Bandara Samrat Manado Ramai Penumpang Arus Balik |
|
|---|
| Arus Balik Mudik Lebaran, 4 Kapal Layani Pelayaran Masyarakat dari Pelabuhan Manado |
|
|---|
| Kisah Chorinne Rambing Dokter di Pos Idul Fitri Manado, Korbankan Liburan Demi Obati Penumpang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Hari-kedua-lebaran-pasiar-ke-rumah-warga-muslim-masih-berlangsung.jpg)