Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita GMIM

Minggu Sengsara III GMIM Imanuel Bahu Manado, Jangan Pernah Lupakan Tuhan

Jemaat Gereja Masehi Injli di Minahasa (GMIM) memasuki Minggu Sengsara III (ketiga), Minggu 8 Maret 2026. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
JEMAAT IMANUEL BAHU - Ibadah Minggu Sengsara III Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua, Minggu 8 Maret 2026. Jangan pernah lupakan Tuhan. 
Ringkasan Berita:
  • Jemaat Gereja Masehi Injli di Minahasa (GMIM) memasuki Minggu Sengsara III (ketiga), Minggu 8 Maret 2026
  • Dalam masa penantian Jumat Agung dan Paskah, jemaat diminta menghayati pengorbanan Yesus Kristus
  • Pekan ini, jemaat GMIM diajak menghayati dan merenungkan tema: Kembalilah kepadaku sebab aku telah menebus engkau

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jemaat Gereja Masehi Injli di Minahasa (GMIM) memasuki Minggu Sengsara III (ketiga), Minggu 8 Maret 2026. 

Dalam masa penantian Jumat Agung dan Paskah, jemaat diminta menghayati pengorbanan Yesus Kristus. 

Pekan ini, jemaat GMIM diajak menghayati dan merenungkan tema: Kembalilah kepadaku sebab aku telah menebus engkau. 

Pembacaan Alkitab minggu ini, diambil dari Perjanjian Lama, Yesaya 44:21-28.

"Minggu-minggu sengsara mengingatkan kita akan kasih Tuhan yang besar dan sungguh luar biasa," kata Pdt Jenita Posumah-Rewah MTh, Ketua BPMJ GMIM Sobat Kristus saat memimpin ibadah Jemaat GMIM Imanuel Bahu sesi kedua, mulai pukul 09.00 WITA, Minggu 8 Maret 2026.

Katanya, pengorbanan Yesus Kristus, menderita sengsara dan mati di kayu salib merupakan karya agung. 

Jemaat diajak mengingat hakikat kehidupan ini. "Hidup ini hanya karena kasih karunia Tuhan," kata Pendeta Jenita. 

Ia mengajar jemaat, Allah yang berkuasa penuh dan punya Otoritas atas kehidupan jemaat. "Jangan sampai kita semua lupa akan jati diri, apalagi sampai lupa diri," ujar pendeta. 

Ia menegaskan, Tuhan tidak pernah melupakan orang percaya. Tuhan Allah ada dan selalu hadir di setiap momen kehidupan manusia. 

"Jangan pernah tinggalkan firman Tuhan. Jalani kehidupan meskipun memang tidak pernah lepas dari tantangan dan pergumulan," ujarnya berpesan. 

Umat diingatkan jangan sampai pergumulan menurunkan kadar keimanan kita kepada Tuhan. "Hidup sesuai kehendaknya. Lakukan ajarannya," kata Pendeta. (ndo) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved