Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paskah 2026

Warga Manado Mulai Bangun Taman Paskah, Berpotensi Jadi Objek Wisata

Pada Senin (9/3/2026), warga Manado tengah bersiap membangun Taman Paskah yang berpotensi menarik wisatawan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Arthur_Rompis
TAMAN PASKAH - Pada Senin (9/3/2026), warga Manado tengah bersiap membangun Taman Paskah di depan GMIM Adulam Kelurahan Bumi Nyiur, Jl. Lingkungan 5, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara. Taman Paskah juga berpotensi menarik wisatawan. 

Ringkasan Berita:
  • Taman Paskah di depan GMIM Adulam Kelurahan Bumi Nyiur, Jalan Lingkungan 5, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.
  • Taman Paskah juga berpotensi menarik wisatawan.
  • Pada Senin (9/3/2026), sejumlah warga Manado tengah bersiap membangun taman paskah tersebut.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Taman Paskah jadi salah satu daya tarik di provinsi Sulawesi Utara pada momen jelang Jumat Agung. 

Tahun lalu, ada Taman Paskah yang pembuatannya mencapai miliaran rupiah di Langowan, Minahasa. 

Bagaimana dengan tahun ini?. 

Amatan tim TribunManado.co.id di Kota Manado, Senin (9/3/2026), warga Manado tengah bersiap membangun Taman Paskah

Namun ada pula Taman Paskah yang sudah berdiri. 

Seperti di depan GMIM Adulam Kelurahan Bumi Nyiur, Jalan Lingkungan 5, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Nampak tiga salib raksasa sudah berdiri. Warnanya ungu. 

Samping kanan sudah terpampang lukisan the Last Supper yang mengisahkan tentang perjamuan terakhir Yesus dan murid - muridnya. 

Di tahun tahun sebelumnya, taman Paskah di tempat itu adalah satu yang terbaik di Manado

Kisah penyaliban Yesus disajikan secara runtun dalam taman itu, mulai dari saat perjamuan terakhir, Yesus berdoa di taman Getsemani, ditangkap tentara Romawi, dihadapkan pada Herodes, ahli agama, Pilatus, lantas saat Ia memikul salib via dilorosa, disalibkan di bukit tengkorak, mati hingga bangkit. 

Aneka hiasan lampu dipasang, menciptakan pemandangan indah pada malam hari. 

Di tempat lain, ada pula yang telah membuat aneka salib raksasa dan dipasang di tepi jalan. 

Jendri seorang warga menyebut gerejanya baru mulai membuat taman Paskah pada hari Minggu kemarin. 

"Rencananya kami akan gotong royong kembali membuat taman paskah pada pekan ini," katanya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved