Paskah 2026
Warga Manado Mulai Bangun Taman Paskah, Berpotensi Jadi Objek Wisata
Pada Senin (9/3/2026), warga Manado tengah bersiap membangun Taman Paskah yang berpotensi menarik wisatawan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Frandi Piring
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Taman Paskah jadi salah satu daya tarik di provinsi Sulawesi Utara pada momen jelang Jumat Agung.
Tahun lalu, ada Taman Paskah yang pembuatannya mencapai miliaran rupiah di Langowan, Minahasa.
Bagaimana dengan tahun ini?.
Amatan tim TribunManado.co.id di Kota Manado, Senin (9/3/2026), warga Manado tengah bersiap membangun Taman Paskah.
Namun ada pula Taman Paskah yang sudah berdiri.
Seperti di depan GMIM Adulam Kelurahan Bumi Nyiur, Jalan Lingkungan 5, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Nampak tiga salib raksasa sudah berdiri. Warnanya ungu.
Samping kanan sudah terpampang lukisan the Last Supper yang mengisahkan tentang perjamuan terakhir Yesus dan murid - muridnya.
Di tahun tahun sebelumnya, taman Paskah di tempat itu adalah satu yang terbaik di Manado.
Kisah penyaliban Yesus disajikan secara runtun dalam taman itu, mulai dari saat perjamuan terakhir, Yesus berdoa di taman Getsemani, ditangkap tentara Romawi, dihadapkan pada Herodes, ahli agama, Pilatus, lantas saat Ia memikul salib via dilorosa, disalibkan di bukit tengkorak, mati hingga bangkit.
Aneka hiasan lampu dipasang, menciptakan pemandangan indah pada malam hari.
Di tempat lain, ada pula yang telah membuat aneka salib raksasa dan dipasang di tepi jalan.
Jendri seorang warga menyebut gerejanya baru mulai membuat taman Paskah pada hari Minggu kemarin.
"Rencananya kami akan gotong royong kembali membuat taman paskah pada pekan ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Taman-Paskah-di-depan-GMIM-Adulam-Kelurahan-Bumi-Nyiur.jpg)