Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Waspada! Penipuan Catut Nama Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, Warga Diminta Lebih Hati-hati

Pemerintah Kota Manado mengeluarkan peringatan resmi kepada seluruh masyarakat.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Kolase Tribun Manado/Pemkot Manado
WASPADA PENIPUAN - Pemerintah Kota Manado mengeluarkan peringatan resmi kepada seluruh masyarakat. Melansir media sosial Facebook milik Pemerintah Kota Manado, pengumuman itu diposting pada Jumat (27/2/2026) pukul 14.00 WITA. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku menghubungi korban via WhatsApp, mengaku sebagai Wakil Wali Kota Manado, lalu menawarkan bantuan sebelum meminta uang atau data pribadi.
  • Pengurus masjid dan tokoh masyarakat menjadi target dengan iming-iming donasi atau urusan administratif.
  • Pemkot Manado menegaskan pejabat tidak pernah menawarkan bantuan lewat pesan pribadi tanpa mekanisme resmi dan meminta warga untuk verifikasi serta memblokir nomor mencurigakan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi penipuan kembali mencoreng nama pejabat daerah.

Kali ini, pelaku mencatut nama Wakil Wali Kota Manado untuk mengelabui pengurus rumah ibadah melalui pesan WhatsApp dengan modus tawaran bantuan.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Manado mengeluarkan peringatan resmi kepada seluruh masyarakat.

Melansir media sosial Facebook milik Pemerintah Kota Manado, pengumuman itu diposting pada Jumat (27/2/2026) pukul 14.00 WITA.

Baca juga: Walikota Manado Andrei Angouw Turut Bersih Bersih Pantai, Sukseskan Program Gerakan Indonesia Asri

Dimana terkait maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang.

Modus yang digunakan pelaku adalah menghubungi korban melalui pesan WhatsApp dengan mengaku sebagai Wakil Wali Kota.

Sasaran utama penipuan ini adalah pengurus rumah ibadah dan tokoh masyarakat.

Pelaku biasanya menawarkan bantuan atau membahas urusan administratif, namun pada akhirnya meminta sejumlah uang atau data pribadi.

Salah satu nomor yang digunakan dalam aksi tersebut adalah +62 831-8161-4635.

Dalam keterangannya, Pemerintah Kota Manado menegaskan bahwa pejabat pemerintah tidak pernah menawarkan bantuan secara pribadi melalui pesan WhatsApp tanpa mekanisme dan surat resmi.

Segala bentuk bantuan atau komunikasi kedinasan dilakukan melalui prosedur resmi.

Masyarakat diimbau untuk:

- Tidak mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan pejabat daerah.

- Tidak memberikan data pribadi maupun mentransfer uang.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved