Tanggapan Pengamat
Sampah di Manado Perlu Segera Dipindahkan ke TPA Ilo Ilo
Akademisi Fakultas Teknik Unsrat Manado, Pingkan Peggy Egam menilai bahwa langkah memindahkan sampah ke TPA Ilo Ilo sudah tepat.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Sampah di Manado segera pindah ke TPA Ilo Ilo.
- Akademisi Fakultas Teknik Unsrat Manado, Pingkan Peggy Egam menilai bahwa langkah memindahkan sampah ke TPA Ilo Ilo sudah tepat.
- Sudah sewajarnya TPA Ilo-Ilo di Wori, Minahasa Utara, yang pembangunan fisiknya dimulai sekitar akhir tahun 2020 dapat difungsikan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sampah di Manado segera pindah ke TPA Ilo Ilo.
TPA Ilo Ilo terletak di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.
Jaraknya kurang lebih 15 km dari Kantor Wali Kota Manado, dan dapat ditempuh sekira 30 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Sampah yang dikirim ke sana adalah residu.
Sampah residu adalah jenis sampah yang sulit didaur ulang, berbahaya, dan tidak bisa diurai dengan baik, seperti popok bayi, styrofoam, atau sampah medis.
Akademisi dari Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT., IPM menilai bahwa langkah itu sudah tepat.
"Sangat disadari pula bahwa kondisi TPA Sumompo saat ini tidak baik-baik saja, malahan masuk dalam kategori kritis. Setelah beberapa tahun lalu mengalami kebakaran salah satunya pada Oktober 2023, di penghujung tahun 2025 TPA Sumompo juga mengalami masalah sosial," ujar dia.
Menurutnya, sampai hari ini TPA Sumompo sudah over capacity, tetapi setiap hari masih harus mendapat kiriman sampah sekitar 400 ton sampah.
Tayangan gunung sampah mencapai puluhan meter pun tak terelakan, padahal dulunya gunung sampah tersebut berupa jurang yang curam.
Belum lagi masalah kesehatan masyarakat sekitar dan kualitas lingkungan yang terus melemah.
Menyikapi hal ini maka sudah sewajarnya TPA Ilo-Ilo di Wori, Minahasa Utara, yang pembangunan fisiknya dimulai sekitar akhir tahun 2020 dapat difungsikan.
"Secara administrasi TPA Ilo-Ilo mulai dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu diawali dengan MoU TPA Regional Ilo-Ilo yang ditandatangani tahun 2016 oleh 4 kepala daerah (Manado, Minahasa Utara, Minahasa dan Bitung) bersama dengan pemerintah provinsi.
Fakta dilapangan menunjukkan bahwa TPA Ilo-Ilo sudah dibangun, tetapi masih ada beberapa sarana yang membutuhkan penyelesaian ataupun perbaikan tambahan," ungkapnya.
Kata Pingkan, walaupun demikian bukan berarti TPA tersebut didiamkan atau dibiarkan apa adanya tanpa adanya aktivitas pembuangan sampah.
Seyogyanya dengan urgensitas eksisting TPA Sumompo yang telah disebutan diatas, maka sudah saatnya TPA Ilo-Ilo difungsikan.
| Diduga Lakukan Hal di Luar Nalar ke Pacar, Bripda OGP Oknum Polisi di Manado Dilapor ke Polda Sulut |
|
|---|
| Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Rabu 15 April 2026 |
|
|---|
| Gempa Terkini di Sulawesi Utara Pagi Ini Rabu 15 April 2026, Berikut Info BMKG Magnitudonya |
|
|---|
| Tepergok saat Sedang Pindahkan BBM Solar Subsidi, Mobil Tronton Milik ASN di Bitung Disita |
|
|---|
| Info BMKG Cuaca Sulawesi Utara Hari Ini Rabu 15 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pingkan-Peggy-Egam-dhdsdgahfl.jpg)